Selasa, 05/09/2023
Selasa, 05/09/2023
Ilustrasi kolam bekas galian tambang di Kaltim. (Foto: Istimewa)
Selasa, 05/09/2023

Ilustrasi kolam bekas galian tambang di Kaltim. (Foto: Istimewa)
Penulis: Rahmat Surya
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang beberapa waktu lalu berencana untuk memanfaatkan air kolam bekas galian tambang sebagai air baku guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dalam pemanfaatan tersebut, Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV menjelaskan, air bekas galian tambang bisa dimanfaatkan apabila ada makhluk hidup di dalamnya. Seperti yang disampaikan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai dan Pantai (Supan) 1, Arman Efendi, sebenarnya yang berwenang dalam pemanfaatan penggunaan air tersebut berada di bawah pengawasan WS Karangan.
"Mulai dari wilayah Bontang, Sangatta, hingga Berau itu di tangani oleh WS Karangan karena domain Pemprov Kaltim, kalau (kami) WS Mahakam itu adalah kewenangan pusat dalam hal ini BWS," kata Arman, Selasa (5/9/2023).
Tetapi apabila ada program yang diusulkan bisa saja berjalan dan dilakukan ke kementrian. Kemudian Arman menerangkan, dalam pemanfaatan air kolam bekas tambang sebenarnya harus diperhatikan beberapa aspek penting salah satunya dari segi kesehatan. "Sebenarnya pemanfaatan tidak papa digunakan, tetapi harus ada penelitian lagi, betulkan kandungan itu masih aman digunakan manusia," ucapnya.
Dia menjelaskan, karena zat haranya telah habis diambil, maka kolam tersebut sebenarnya hanya berupa air yang menggenang. Arman menuturkan, simpelnya dalam pemanfaatan air kolam bekas tambang bisa dilihat apakah ada makhluk hidup yang bertahan, apabila ada bisa saja digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. "Kan banyak tuh beberapa kolam tambang yang telah lama ikam gabusnya juga besar-besar," ujarnya.
Tetapi dalam hal ini Arman menilai, dalam keberlangsungan kolam tambang yang digunakan sebagai air baku memiliki kelemahan, salah satunya sumber air yang tidak pasti. "Karena kolam tersebut bukan berupa bendungan yang dirancang, dia hanya galian yang terisi air maka airnya tidak pasti dan hanya mengharapkan air permukaan," sebutnya.
Editor: Maruly Zainuddin
Selasa, 05/09/2023
Ilustrasi kolam bekas galian tambang di Kaltim. (Foto: Istimewa)
TERPOPULER