Senin, 22/06/2026
Senin, 22/06/2026
Kepala BPPDRD Kota Balikpapan, Idham. (Foto: La Eko/Korankaltim.com)
Senin, 22/06/2026

Kepala BPPDRD Kota Balikpapan, Idham. (Foto: La Eko/Korankaltim.com)
Penulis: La Eko
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan hingga pertengahan tahun 2026 telah mencapai sekitar 40 persen dari target yang ditetapkan.
Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan optimistis target PAD tahun ini dapat tercapai meski sejumlah sektor mengalami perlambatan.
Kepala BPPDRD Balikpapan Idham mengatakan, capaian PAD saat ini masih sesuai dengan proyeksi pemerintah daerah. Ia menilai masih terdapat waktu yang cukup untuk mengoptimalkan penerimaan hingga akhir tahun.
“Capaian PAD sudah sekitar 40 persen. Insyaallah kami optimistis target yang telah ditetapkan bisa tercapai,” kata Idham Senin (22/6/2026).
Untuk mengejar target tersebut, BPPDRD akan terus mengoptimalkan sejumlah sumber pendapatan daerah, terutama dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak restoran dan rumah makan.
Selain itu pendapatan yang bersumber dari opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) juga menjadi perhatian.
Namun Idham mengakui kondisi ekonomi saat ini turut memengaruhi kinerja beberapa sektor penyumbang PAD. Dampak paling terlihat terjadi pada sektor perhotelan yang mengalami penurunan omzet dan tingkat hunian kamar.
“Beberapa hotel mengalami penurunan okupansi sehingga berdampak pada penerimaan pajak hotel,” ungkapnya.
Selain itu, penerimaan dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) juga mengalami perlambatan. Menurutnya, aktivitas transaksi jual beli tanah hingga semester pertama tahun ini tercatat lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Meski demikian, sejumlah sektor lain masih menunjukkan kinerja yang stabil. Sektor restoran, kafe, dan rumah makan dinilai masih mampu mempertahankan kontribusinya terhadap pendapatan daerah.
Ditengah perlambatan pada sektor hotel dan BPHTB, Idham menyebut PBB serta pajak restoran masih menjadi andalan pemerintah daerah untuk menopang realisasi PAD hingga akhir tahun.
Untuk diketahui Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan pada 2026 ditetapkan sebesar Rp1,3 triliun “Kalau yang masih cukup kuat dan potensial saat ini adalah PBB dan restoran atau rumah makan,” tutup Idham.
Editor: Aspian Nur
Senin, 22/06/2026
Kepala BPPDRD Kota Balikpapan, Idham. (Foto: La Eko/Korankaltim.com)
TERPOPULER