Senin, 22/06/2026
Senin, 22/06/2026
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Mengunjungi Destinasi Wisata Unggulan Labuan Cermin di Biduk-Biduk tahun 2025 lalu. (Foto: Indri/Korankaltim.com)
Senin, 22/06/2026

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Mengunjungi Destinasi Wisata Unggulan Labuan Cermin di Biduk-Biduk tahun 2025 lalu. (Foto: Indri/Korankaltim.com)
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata berkelanjutan melalui upaya meraih pengakuan sebagai Geopark Nasional.
Menjelang pelaksanaan verifikasi lapangan oleh tim penilai, berbagai persiapan dan pembenahan dilakukan pada sejumlah geosite unggulan yang menjadi kebanggaan daerah.
Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Berau untuk mengoptimalkan potensi geowisata yang dimiliki sekaligus memperkuat daya saing pariwisata daerah di tingkat nasional. Berbagai fasilitas pendukung, penataan kawasan, hingga peningkatan kebersihan lingkungan menjadi fokus utama yang terus dikerjakan secara bertahap.
Melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), koordinasi dengan pengelola destinasi wisata dan masyarakat sekitar geosite terus diperkuat guna memastikan seluruh aspek penilaian dapat terpenuhi dengan baik. Sejumlah lokasi yang diperkirakan masuk dalam agenda kunjungan verifikator di antaranya Labuan Cermin dan Air Panas Pemapak yang selama ini dikenal sebagai destinasi unggulan Kabupaten Berau.
Kepala Disbudpar Berau Yudha Budisantosa mengatakan bahwa persiapan menuju verifikasi lapangan terus berjalan sesuai rencana. Menurutnya, pemerintah daerah berupaya memastikan seluruh geosite yang berpotensi dikunjungi tim penilai berada dalam kondisi terbaik.
“Persiapannya terus berjalan dan akan lebih dimaksimalkan pada lokasi yang dipastikan masuk agenda verifikasi,” ujarnya.
Pengembangan geosite tidak hanya berfokus pada peningkatan sarana dan prasarana, tetapi juga memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan kawasan wisata. Kehadiran masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting yang menunjukkan keberhasilan pengelolaan geosite berbasis pemberdayaan lokal.
Di sisi lain, pembangunan infrastruktur yang terus dilakukan pemerintah turut memberikan dampak positif terhadap perkembangan sektor pariwisata. Salah satunya melalui keberadaan Jembatan Hibung yang membuka akses lebih mudah dari berbagai daerah di Kalimantan Timur menuju kawasan wisata pesisir Berau.
“Dengan akses yang semakin terbuka, geosite di kawasan pesisir akan semakin berkembang dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” kata Yudha.
Selain aksesibilitas, kebersihan kawasan wisata juga menjadi perhatian serius menjelang proses verifikasi. Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong pengelolaan lingkungan yang lebih baik melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) dalam penguatan pengelolaan sampah berbasis TPS 3R.
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen daerah dalam menghadirkan destinasi wisata yang nyaman, lestari, dan berkelanjutan. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Pemkab Berau optimistis target meraih status Geopark Nasional dapat terwujud.
“Kami berharap Berau dapat meraih status Geopark Nasional sehingga peluang dukungan program pengembangan dari pemerintah pusat semakin terbuka,” pungkasnya. (*/KK)
Senin, 22/06/2026
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Mengunjungi Destinasi Wisata Unggulan Labuan Cermin di Biduk-Biduk tahun 2025 lalu. (Foto: Indri/Korankaltim.com)
TERPOPULER