Minggu, 21/06/2026
Minggu, 21/06/2026
Tangkapan layar video para pembalap senior membersihkan areal Sirkuit Kalan Samarinda yang ditumbuhi rumput liar. (Foto: IMIKaltim.dok)
Minggu, 21/06/2026

Tangkapan layar video para pembalap senior membersihkan areal Sirkuit Kalan Samarinda yang ditumbuhi rumput liar. (Foto: IMIKaltim.dok)
Penulis: Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Kepedulian terhadap dunia balap otomotif Kalimantan Timur (Kaltim) ditunjukkan langsung oleh para pembalap dengan turun tangan membersihkan area Sirkuit Permanen Kalan, Samarinda, Sabtu (20/6/2026).
Aksi gotong royong tersebut dilakukan sebagai bentuk keprihatinan atas kondisi sirkuit yang dinilai membutuhkan perhatian, meski selama ini menjadi salah satu kebanggaan olahraga otomotif di Kaltim.
Sejumlah titik di lintasan maupun area sekitar sirkuit dibersihkan karena dianggap berpotensi membahayakan keselamatan pembalap saat berlaga. Kegiatan ini juga dilakukan menjelang pelaksanaan Kualifikasi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Putaran 5 yang akan digelar di Sirkuit Kalan Samarinda.
Salah satu pembalap senior Kaltim, Fitriansyah “Kete”, peraih dua medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON) serta dua kali juara nasional pada 2018 dan 2019, turut terlibat langsung dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah pembalap lainnya, termasuk Abdul Hamid.
“Kami melakukan aksi nyata dengan bergotong royong membersihkan sirkuit sebelum agenda kualifikasi Kejurprov Putaran 5. Ada beberapa area yang kami anggap rawan dilalui pembalap sehingga perlu segera dibersihkan demi keselamatan bersama,” kata Kete kepada Korankaltim.com, Minggu (21/6/2026).
Menurutnya, kondisi fasilitas sirkuit saat ini membutuhkan perhatian serius. Tidak hanya rumput di sekitar lintasan yang tumbuh liar dan kurang terawat, tetapi sejumlah bagian aspal juga mulai mengalami kerusakan dan pengelupasan.
Selain itu, kawasan paddock disebut kerap tergenang air dan berubah menjadi berlumpur ketika hujan turun. Kondisi tersebut dinilai dapat mengganggu kenyamanan maupun aktivitas tim dan pembalap saat mengikuti perlombaan.
Para pembalap berharap pemerintah daerah, baik Pemkot Samarinda maupun Pemprov Kaltim, dapat memberikan perhatian lebih terhadap keberlangsungan fasilitas olahraga otomotif tersebut.
“Setiap penyelenggaraan event, panitia tetap membayar sewa kepada pemerintah. Karena itu kami berharap ada perawatan dan perbaikan agar sirkuit ini tetap layak digunakan serta aman bagi para pembalap,” tegas Kete.
Sirkuit Permanen Kalan memiliki nilai historis bagi dunia otomotif Kaltim. Sejak digunakan dalam ajang PON Kaltim 2008, fasilitas tersebut menjadi pusat berbagai kegiatan balap motor dan otomotif di daerah. Namun hingga kini, para pembalap menilai belum ada perbaikan maupun perawatan menyeluruh yang dilakukan.
Aksi gotong royong yang dilakukan para pembalap menjadi cerminan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap olahraga otomotif. Di tengah keterbatasan fasilitas, mereka memilih bergerak dan berkontribusi secara langsung demi menjaga keselamatan serta keberlangsungan arena balap yang telah melahirkan banyak atlet berprestasi bagi Kaltim.
“Dengan dukungan dan perhatian dari berbagai pihak, kami para pembalap berharap Sirkuit Kalan Samarinda dapat kembali menjadi lintasan yang representatif, aman, dan mampu mencetak generasi pembalap berprestasi di masa mendatang,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Minggu, 21/06/2026
Tangkapan layar video para pembalap senior membersihkan areal Sirkuit Kalan Samarinda yang ditumbuhi rumput liar. (Foto: IMIKaltim.dok)
TERPOPULER