Senin, 22/06/2026
Senin, 22/06/2026
Tim IT Disdikbud Kaltim bersama Diskominfo Kaltim saat melakukan perbaikan Portal SPMB yang down. (Foto: Surya/Korankaltim.com)
Senin, 22/06/2026

Tim IT Disdikbud Kaltim bersama Diskominfo Kaltim saat melakukan perbaikan Portal SPMB yang down. (Foto: Surya/Korankaltim.com)
Penulis: Rahmat Surya
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim) mengakui gangguan pada portal utama Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 disebabkan lonjakan akses pengguna yang terjadi secara bersamaan.
Pada hari pertama pelaksanaan SPMB Tahap I jenjang SMA/SMK, portal sempat mengalami gangguan sehingga tidak dapat diakses oleh masyarakat.
Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, menjelaskan tingginya jumlah pengguna yang mengakses sistem pada waktu yang sama menyebabkan beban server meningkat drastis. Akibatnya, layanan pendaftaran sempat mengalami kendala dan tidak dapat diakses secara normal oleh calon peserta didik maupun orang tua.
“Maka dari itu, saat ini tim teknis dari Disdikbud bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kaltim tengah melakukan penanganan untuk memulihkan layanan secepatnya,” ujar Armin, Senin (22/6/2026).
Sementara itu, Kepala UPTD Teknologi Komunikasi dan Informasi Pendidikan (Tekkom dan Infodik) Disdikbud Kaltim, Muchamad Awaludin, menyampaikan sejumlah kendala teknis saat ini masih dalam proses perbaikan.
Ia juga mengungkapkan tahun ini merupakan kali pertama pelaksanaan SPMB menggunakan aplikasi yang dikembangkan secara mandiri dan terpusat.
“Jadi aplikasi ini kita buat sendiri, kemudian berkolaborasi dengan Diskominfo yang memiliki keahlian di bidang teknologi informasi,” ucapnya.
Hingga saat ini masih terdapat beberapa konfigurasi yang perlu disesuaikan antara aplikasi dan server. Selain itu, tingginya jumlah pengguna yang mengakses portal secara bersamaan juga berpotensi menimbulkan gangguan pada sistem.
Lebih lanjut, ia mengatakan upaya perbaikan terus dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi di masing-masing kabupaten dan kota. Pihaknya juga terus mengatur ritme layanan serta mencari berbagai solusi agar permasalahan serupa dapat segera teratasi.
“Pelaksanaan SPMB 2026 ini berlangsung pada 22 hingga 24 Juni. Dengan jumlah lulusan yang mencapai lebih dari 70 ribu orang, besar kemungkinan kendala portal ini disebabkan oleh tingginya jumlah akses yang masuk hingga puluhan ribu pengguna dalam waktu bersamaan,” katanya.
Sebagai informasi, setelah gangguan tersebut terjadi dan berbagai langkah penanganan dilakukan, portal SPMB 2026 kini kembali dapat diakses oleh masyarakat.
Editor: Erwin
Senin, 22/06/2026
Tim IT Disdikbud Kaltim bersama Diskominfo Kaltim saat melakukan perbaikan Portal SPMB yang down. (Foto: Surya/Korankaltim.com)
TERPOPULER