Rabu, 14/10/2020

Lakan Bilem, Desa Sejuta Potensi Wisata Alam yang Komit Jaga Hutan

Rabu, 14/10/2020

Tim FPIC berfoto bersama, di Gerbang Masuk Kampung Lakan Bilem (Foto: Humas Pemprov Kaltim)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Lakan Bilem, Desa Sejuta Potensi Wisata Alam yang Komit Jaga Hutan

Rabu, 14/10/2020

logo

Tim FPIC berfoto bersama, di Gerbang Masuk Kampung Lakan Bilem (Foto: Humas Pemprov Kaltim)

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Jika banyak orang mendefinisikan Kaltim, sebagai sebuah provinsi yang punya segudang atraksi alam, maka Desa Lakan Bilem, di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) adalah buktinya.

Lakan Bilem, merupakan kampung dengan luas 81,10 kilometer persegi. Dengan wilaya seluas itu, kampung yang secara administratif berdiri sesuai Perda Kubar No. 14 tahun 2003 tentang Pembentukan Kampung Lakan Bilem, hanya memiliki penduduk 373 jiwa.

Tapi, meski penduduknya relatif sedikit, namun desa di Kecamatan Nyuatan ini, punya atraksi alam yang menakjubkan. Dalam rilis resmi Pemprov Kaltim, Kepala Kampung Lakan Bilem Yosianus Moja mengatakan, Kampung Lakan Bilem merupakan kampung yang kaya akan wisata alam yang dikelola Pemerintah Desa dan masyarakat.

Sejumlah atraksi alam khas, yang potensial sebagai destinasi wisata tersedia. Seperti Air Terjun Sungai Lakan untuk arung jeram, wisata alam hutan, Wisata embun Gunung S dan paralayang. Juga Air Terjun Sungai Namuq Pangerant, Goa Kelelawar dan gunung Jewawiq masih belum dikembangkan.

Pernyataan ini pun dipertegas oleh Ketua BPK Kampung Lakan Bilem bahwa bahwa hutan desa masih asli. Sedangkan pengelolaannya, Pemerintah Kampung bekerjasama dengan masyarakat.
Dengan potensi sebanyak itu, warga kampung ini ternyata punya komitmen menjaga hutan. Senin 12 Oktober lalu,

Tim FPIC (Free, Prior, Informed, Consent) Kutai Barat 2 mendatangi kampung untuk Sosialisasi Padiatapa (Persetujuan Atas Dasar Informasi di Awal Tanpa Paksaan) dan Proklim Plus. Ketua tim sosialisasi Kubar 2 Suimah mengatakan,  Kampung Lakan Bilem telah melakukan upaya mitigasi kebakaran hutan dan kerusakan alam khususnya yang menimbulkan Gas Rumah Kaca, dengan adanya Peraturan kampung No.14 tahun 2018 tentang pengelolaan sampah.

Termasuk, komitmen mengalokasikan sebagian dana desa sebesar 50 juta pada tahun 2019 untuk kegiatan penanaman. Namun belum terealisasi, karena dana dialihkan untuk penanganan selama masa Pandemi Covid-19. Sosialisasi FPIC disambut baik masyarakat setempat yang terlihat sangat antusias mengikuti acara dengan tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19.[]

Penulis/editor : Rusdi
Sumber : Rilis Humas Pemprov Kaltim

Lakan Bilem, Desa Sejuta Potensi Wisata Alam yang Komit Jaga Hutan

Rabu, 14/10/2020

Tim FPIC berfoto bersama, di Gerbang Masuk Kampung Lakan Bilem (Foto: Humas Pemprov Kaltim)

Share

Berita Terkait