Minggu, 14/06/2026
Minggu, 14/06/2026
Antrean panjang Pertalite di SPBU Slamet Riyadi semenjak Pertamax mengalami kenaikan. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
Minggu, 14/06/2026

Antrean panjang Pertalite di SPBU Slamet Riyadi semenjak Pertamax mengalami kenaikan. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax memicu lonjakan antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Samarinda.
Pantauan di beberapa lokasi, termasuk SPBU di Jalan Slamet Riyadi, menunjukkan antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite mengular hingga ke badan jalan dan sempat memperlambat arus lalu lintas. Perubahan pola konsumsi masyarakat ini terjadi setelah penyesuaian harga Pertamax yang berlaku sejak 10 Juni 2026.
Meningkatnya permintaan terhadap BBM subsidi turut menjadi perhatian aparat kepolisian. Kondisi tersebut dinilai berpotensi dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan penyalahgunaan distribusi maupun penimbunan BBM.
Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Rachmat Aribowo, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi dengan meningkatkan pengawasan di sejumlah SPBU.
“Memang biasanya banyak yang memanfaatkan situasi ini. Karena itu kami akan menurunkan tim untuk melakukan monitoring terkait dampak kenaikan BBM,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Minggu (14/6/2026).
Rachmat menjelaskan, personel kepolisian akan melakukan pemantauan secara rutin guna memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang ingin mengambil keuntungan.
“Pengawasan ini kami lakukan untuk memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai aturan. Kami juga ingin mencegah adanya pembelian dalam jumlah yang tidak wajar maupun bentuk penyimpangan lain yang berpotensi merugikan masyarakat,” tambahnya.
Selain patroli di lapangan, Polresta Samarinda juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait apabila ditemukan indikasi pelanggaran dalam proses distribusi BBM.
“Yang jelas kami akan terus melakukan pemantauan setiap hari. Jika ada pelanggaran tentu akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Kepolisian mengimbau masyarakat tetap membeli BBM sesuai kebutuhan dan mematuhi ketentuan yang berlaku agar distribusi berjalan lancar serta pasokan bagi masyarakat tetap terjaga.
Editor: Erwin
Minggu, 14/06/2026
Antrean panjang Pertalite di SPBU Slamet Riyadi semenjak Pertamax mengalami kenaikan. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
TERPOPULER