Minggu, 14/06/2026

Bawakan ‘Kaltim Paradox’, Promotor Tegaskan Materi Kritik Pandji Pragiwaksono Murni Seni Tanpa Intervensi

Minggu, 14/06/2026

Pandji Pragiwaksono saat penampilanya dalam acara Kaltim Paradox pada Sbtu (13/6/2026) Malam. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Bawakan ‘Kaltim Paradox’, Promotor Tegaskan Materi Kritik Pandji Pragiwaksono Murni Seni Tanpa Intervensi

Minggu, 14/06/2026

logo

Pandji Pragiwaksono saat penampilanya dalam acara Kaltim Paradox pada Sbtu (13/6/2026) Malam. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)

Penulis: Adnan Abdul 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Riuh tepuk tangan dan gelak tawa menggema di Plenary Hall Samarinda saat komika nasional Pandji Pragiwaksono tampil membawakan pertunjukan stand up comedy bertajuk “Kaltim Paradox”, Sabtu (13/6/2026) malam.

Sejak memasuki panggung, Pandji langsung disambut antusias penonton yang memadati ruangan. Berbagai materi yang disampaikan berhasil mengundang tawa dan aplaus yang silih berganti sepanjang pertunjukan.

Di tengah maraknya kabar penundaan sejumlah agenda pertunjukannya belakangan ini, acara tersebut justru berlangsung sukses dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat Samarinda. Kehadiran penonton dari berbagai kalangan turut menambah semarak pertunjukan yang menjadi salah satu hiburan paling dinantikan pada akhir pekan.

CEO B Epic Events dan B First Project selaku promotor, Rifky Nugraha Wardana, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran penyelenggaraan acara tersebut.

Menurutnya, antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa seni, termasuk stand up comedy, tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga dapat menjadi medium untuk menyampaikan gagasan, kritik, dan refleksi sosial secara kreatif.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah melaksanakan acara event tunggal Pandji Pragiwaksono. Kita lihat tadi antusias masyarakat luar biasa. Pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa kritik itu tidak selalu harus lewat demonstrasi, tapi ternyata bisa disampaikan dengan cara yang berbeda, yaitu melalui seni stand up,” ujar Rifky usai acara.

Selain penampilan Pandji, panggung juga dimanfaatkan untuk memberi ruang kepada para komika lokal sebagai penampil pembuka. Di antaranya Mr. Gamayel yang berlatar belakang anggota kepolisian, Damli asal Penajam Paser Utara, serta komika dari Samarinda dan Balikpapan yang turut menghibur penonton sebelum pertunjukan utama dimulai.

Menanggapi anggapan sebagian penonton bahwa tajuk “Kaltim Paradox” hanya sedikit menyinggung isu-isu lokal Kaltim, Rifky menegaskan pihak promotor tidak pernah mengatur ataupun menitipkan materi kepada Pandji.

“Oh, tidak ada materi titipan. Kita menyerahkan semua materinya ke Bang Pandji. Dia tidak bisa disetir; mau membawakan materi apa pun, itu murni keputusan dia,” tegasnya.

Rifky juga meluruskan pernyataan Pandji mengenai koordinasi materi dengan pihak kepolisian sebelum pertunjukan berlangsung. Ia menjelaskan komunikasi tersebut semata-mata dilakukan sebagai bagian dari prosedur pengamanan agar acara berjalan aman dan kondusif, bukan sebagai bentuk pembatasan terhadap isi materi yang dibawakan.

“Kalau itu sebenarnya lebih ke faktor pengamanan saja untuk kebaikan kita bersama. Kita tahu situasi saat ini, dan tema yang diangkat juga bisa memicu pro dan kontra. Jadi, pihak kepolisian membantu dalam hal pengamanan agar acara berjalan kondusif. Dari kami sebagai promotor tidak ada batasan materi, semua murni dari Bang Pandji melalui manajernya,” pungkasnya.

Editor: Erwin

Bawakan ‘Kaltim Paradox’, Promotor Tegaskan Materi Kritik Pandji Pragiwaksono Murni Seni Tanpa Intervensi

Minggu, 14/06/2026

Pandji Pragiwaksono saat penampilanya dalam acara Kaltim Paradox pada Sbtu (13/6/2026) Malam. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait