Minggu, 07/06/2026
Minggu, 07/06/2026
Tim Inafis Polresta Samarinda Saat melakukan evakuasi terhadap jasad Yang ditemukan di Perairan Sungai Mahakam. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
Minggu, 07/06/2026

Tim Inafis Polresta Samarinda Saat melakukan evakuasi terhadap jasad Yang ditemukan di Perairan Sungai Mahakam. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan mengapung di Sungai Mahakam, tepatnya di kawasan Navigasi, Kota Samarinda, Minggu (7/6/2026) pagi.
Penemuan jasad tersebut diduga berkaitan dengan laporan seorang pria yang melompat dari Jembatan Mahakam I pada Jumat (5/6/2026) dini hari. Meski demikian, pihak kepolisian masih menunggu hasil identifikasi resmi untuk memastikan identitas korban.
Penemuan jenazah tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga yang tengah mengumpulkan sampah plastik di tepian sungai sekitar pukul 07.15 WITA. Setelah melihat tubuh manusia mengapung, saksi segera menghubungi pihak berwenang dan relawan untuk dilakukan evakuasi.
Pamapta III Polresta Samarinda AIPTU Joko Wahyudi mengatakan, pihaknya langsung menuju lokasi usai menerima laporan dari masyarakat. Berdasarkan pemeriksaan awal, terdapat sejumlah kesamaan antara jasad yang ditemukan dengan pria yang sebelumnya diduga terjun dari Jembatan Mahakam I.
“Pagi ini kami menerima laporan adanya penemuan mayat di Sungai Mahakam sekitar pukul 07.15 WITA. Dari ciri-ciri yang terlihat, kami menduga jenazah tersebut kemungkinan adalah pria yang dilaporkan melompat dari Jembatan Mahakam I pada Jumat dini hari,” ujar Joko di lokasi kejadian.
Menurutnya, dugaan tersebut diperkuat oleh kecocokan pakaian yang dikenakan korban saat ditemukan. Selain itu, petugas juga menemukan tanda khusus berupa tato pada salah satu lengan korban yang dinilai sesuai dengan informasi yang sebelumnya diperoleh dari rekaman CCTV.
Sebelumnya aparat kepolisian sempat melakukan penyelidikan setelah ditemukan sejumlah barang yang diduga milik korban di atas Jembatan Mahakam I. Barang-barang tersebut berupa surat wasiat, jaket dan sepasang sandal yang ditinggalkan di lokasi.
“Barang-barang itu menjadi petunjuk awal bagi kami saat melakukan pencarian dan penyelidikan terhadap identitas korban,” jelasnya.
Meski demikian, polisi belum menetapkan identitas resmi jenazah tersebut. Saat ini korban masih berstatus Mister X sambil menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari tim identifikasi dan pihak rumah sakit.
“Kami masih menunggu proses investigasi dari Tim Inafis Polresta Samarinda serta hasil pemeriksaan medis. Untuk sementara korban masih kami kategorikan sebagai Mister X,” tegas Joko.
Jenazah telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk menjalani visum.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri serupa agar segera menghubungi Polresta Samarinda atau mendatangi RSUD AWS guna membantu proses identifikasi.
Editor: Erwin
Minggu, 07/06/2026
Tim Inafis Polresta Samarinda Saat melakukan evakuasi terhadap jasad Yang ditemukan di Perairan Sungai Mahakam. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
TERPOPULER