Salah satu narasumber yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Anggota Komisi I DPRD Kutai Kartanegara, Desman Minang Endianto, yang membawakan materi tentang kepemudaan dan kepemimpinan inklusif dengan tema “Pemuda untuk Pemimpin, Pemuda untuk Pelaku UMKM, dan Pemuda sebagai Agen Perubahan.”
Dihadapan peserta yang terdiri dari anggota dan calon anggota GAMKI serta perwakilan pemuda gereja dari berbagai wilayah di Kukar, Desman menekankan bahwa pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan daerah. Menurutnya, pemuda harus berani mengambil peran sebagai pemimpin masa depan sekaligus menjadi penggerak ekonomi kerakyatan melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Generasi muda memiliki energi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan zaman. Karena itu, pemuda harus mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang berintegritas, pelaku usaha yang inovatif, dan agen perubahan yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.
Desman menjelaskan bahwa kepemimpinan saat ini tidak lagi hanya berbicara tentang jabatan atau posisi formal, melainkan kemampuan untuk menginspirasi, memberdayakan, dan menciptakan solusi bagi lingkungan sekitar. Pemuda, lanjutnya, harus mampu memanfaatkan perkembangan teknologi dan peluang ekonomi digital untuk meningkatkan daya saing serta membuka lapangan pekerjaan baru.
Ia juga mendorong generasi muda Kristen untuk aktif terlibat dalam berbagai sektor pembangunan, termasuk pendidikan, sosial kemasyarakatan, ekonomi kreatif, dan kewirausahaan. Menurutnya, semangat pelayanan yang dimiliki pemuda Kristen dapat menjadi modal penting dalam membangun daerah yang lebih maju dan inklusif.
“Kita membutuhkan lebih banyak anak muda yang berani memulai usaha, menciptakan inovasi, dan hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan di masyarakat. Pemuda harus menjadi pelopor perubahan, bukan sekadar mengikuti perubahan,” tegasnya.
Seminar tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan MAPERTA GAMKI Kukar yang mengusung tema “Membentuk Generasi Muda Kristen yang Berintegritas, Berkarakter, dan Siap Menjadi Pemimpin Masa Depan.”
Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri, Anggota DPR RI Komisi II Dapil Kalimantan Timur Edi Oloan Pasaribu, Danrem Brigjen TNI Anggara Tisumpol, Dandim Letkol Arm Benny Budiman, Kapolres AKBP Khairul Basyar, Kajari Kukar Tengku Firdaus, tokoh agama, organisasi kepemudaan, organisasi mahasiswa, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat lainnya.
Ketua DPC GAMKI Kutai Kartanegara, Jannes Manaek Pasaribu, mengatakan bahwa seminar kepemimpinan yang dilaksanakan bersamaan dengan MAPERTA merupakan upaya membangun kader-kader muda yang memiliki integritas, wawasan kebangsaan, serta semangat pelayanan.
Menurutnya, kehadiran berbagai narasumber dari latar belakang pemerintahan, legislatif, dan unsur masyarakat memberikan perspektif yang luas bagi peserta dalam memahami tantangan dan peluang kepemimpinan di era modern.
Melalui kegiatan ini, GAMKI Kukar berharap lahir generasi muda Kristen yang tidak hanya unggul dalam kapasitas kepemimpinan, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat, pelopor persatuan dalam keberagaman, serta agen perubahan yang berkontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Kutai Kartanegara dan bangsa Indonesia. (*)