Pengawas Lapangan SPBU Belida Mulyono menjelaskan satu-satunya produk yang mengalami perubahan harga pada awal bulan ini adalah Dexlite. Sementara itu, untuk produk bensin non-subsidi, bensin penugasan, maupun solar subsidi tidak mengalami perubahan sama sekali.
Rincian harga BBM di SPBU Belida per Juni 2026, untuk Dexlite, turun harga menjadi Rp13.500 per liter mengalami penurunan sebesar Rp3.100 dari harga bulan sebelumnya.
Pertamax, harga tetap stabil di angka Rp12.600 per liter. Pertalite, tetap stabil di angka Rp10.000 per liter. Bio Solar, tetap stabil di angka Rp6.800 per liter.
Mulyono juga memberikan klarifikasi terkait keresahan warga Tenggarong mengenai isu miring pengetatan pembelian Pertalite.
Belakangan ini beredar kabar kendaraan berkapasitas mesin 1.400 CC ke atas sudah tak bisa lagi mengisi BBM jenis Pertalite menggunakan QR Code (barcode). "Kami tegaskan kabar itu hanya sebatas isu liar yang berkembang di masyarakat, kami minta agar tidak panik," ungkap Mulyono, Selasa (2/6/2026).
Hingga saat ini, pihak SPBU Belida belum menerima instruksi, himbauan resmi, sosialisasi baru, maupun perubahan regulasi dari PT Pertamina (Persero) pusat terkait aturan pembatasan kapasitas mesin tersebut.
"Kami pastikan sistem pelayanan di SPBU Belida masih mengacu pada aturan lama yang berjalan seperti biasa," tegasnya.
Masyarakat Kukar khususnya di wilayah Tenggarong dan sekitarnya diminta untuk tetap tenang karena pasokan energi dan operasional pelayanan di SPBU dijamin aman serta berjalan normal.
Editor: Aspian Nur