Kamis, 11/06/2026
Kamis, 11/06/2026
Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Kaltim, Abdulloh yang berusaha menghindari awak media terkait ketidakhadirannya dalam rapat paripurna penyampaian hak angket pada Rabu (10/6). (Foto: Ainur/Korankaltim.com)
Kamis, 11/06/2026

Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Kaltim, Abdulloh yang berusaha menghindari awak media terkait ketidakhadirannya dalam rapat paripurna penyampaian hak angket pada Rabu (10/6). (Foto: Ainur/Korankaltim.com)
Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Kaltim Abdulloh membantah anggapan ketidakhadirannya dalam rapat paripurna penyampaian usulan hak angket DPRD Kaltim disebabkan adanya instruksi atau arahan dari pimpinan fraksi maupun partai.
Saat ditemui usai rapat Rabu (10/6/2026) kemarin, Abdulloh mengaku tidak mengikuti jalannya paripurna karena mengalami gangguan kesehatan berupa sakit pinggang padahal dirinya mengaku telah datang ke gedung DPRD Kaltim dengan niat menghadiri agenda tersebut.
"Saya sakit pinggang tadi," ujar Abdulloh singkat saat ditanya alasan tidak mengikuti rapat paripurna.
Kondisi tersebut dirasakannya setelah melakukan perjalanan dari Balikpapan menuju Samarinda. Selain itu, dirinya juga mengaku belum sempat sarapan sebelum menghadiri kegiatan di DPRD Kaltim.
"Kebetulan saya dari Balikpapan belum sarapan. Turun dari mobil langsung sakit pinggang," ungkapnya.
Pernyataan itu disampaikan untuk menepis spekulasi yang berkembang terkait absennya sejumlah anggota Fraksi Golkar dalam rapat paripurna yang membahas usulan hak angket. Ketidakhadirannya sama sekali tidak berkaitan dengan arahan politik dari pimpinan partai maupun fraksi.
"Bukan ada arahan dari ketua fraksi, ketua partai, atau ketua DPRD. Enggak ada," tegasnya.
Meski berada di lingkungan DPRD saat rapat berlangsung, Abdulloh mengaku kondisi kesehatannya membuat dirinya tidak dapat mengikuti jalannya sidang paripurna hingga selesai.
Saat ditanya apakah sejak awal memang berniat menghadiri rapat tersebut, Abdulloh memilih tidak memberikan penjelasan lebih jauh dan meminta awak media menanyakan hal itu kepada pimpinan fraksi. "Ketua fraksi saja," ujarnya singkat.
Rapat paripurna penyampaian usulan hak angket DPRD Kaltim sendiri menjadi sorotan karena tidak memenuhi kuorum. Sejumlah anggota dewan dari berbagai fraksi, termasuk Golkar, tidak hadir dalam forum tersebut sehingga agenda tidak dapat dilanjutkan sesuai mekanisme yang berlaku.
Ketidakhadiran sejumlah anggota DPRD memunculkan berbagai spekulasi politik. Namun Abdulloh menegaskan, absennya dirinya dalam rapat tersebut murni disebabkan faktor kesehatan dan bukan karena adanya instruksi atau sikap resmi partai.
Editor: Aspian Nur
Kamis, 11/06/2026
Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Kaltim, Abdulloh yang berusaha menghindari awak media terkait ketidakhadirannya dalam rapat paripurna penyampaian hak angket pada Rabu (10/6). (Foto: Ainur/Korankaltim.com)
TERPOPULER