Jumat, 06/02/2026
Jumat, 06/02/2026
Penemuan Serpihan organ pada hari Jumat (6/2/2026) disekitar hilangnya korban. (Foto: Istimewa)
Jumat, 06/02/2026

Penemuan Serpihan organ pada hari Jumat (6/2/2026) disekitar hilangnya korban. (Foto: Istimewa)
Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani
KORANKALTIM. COM, PENAJAM – Belum didapatkan tubuh yang utuh, namun tim gabungan yang terdiri dari Badan Penyelamatan dan Bencana Daerah Penajam Paser Utara (BPBD PPU), Badan SAR Nasional (Basarnas) Balikpapan, relawan serta warga menemukan serpihan tubuh manusia yang diduga tempurung kepala dan tulang rusuk disekitar lokasi hilangnya Alben.
Diketahui pria berusia 63 tahun itu yang merupakan warga RT 06 Kelurahan Pantai Lango, Kecamatan Penajam, PPU, dilaporkan hilang Rabu (4/2/2026) lalu saat mencari ikan sendirian di Sungai Sabut, Jetty BRM, Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku.
Kepala Pelaksana BPBD PPU Kuncoro menjelaskan pencarian hari kedua difokuskan pada perluasan area penyisiran di sekitar lokasi awal hilangnya Alben, termasuk area ditemukannya serpihan organ tubuh diduga manusia.
“Pada hari kedua pencarian, tim gabungan telah menyisir lokasi kejadian dan memperluas area pencarian, namun belum ditemukan,” ujar Kuncoro kepada Korankaltim.com Jumat (6/2/2026).
Sekitar pukul 15.00 WITA sore kemarin, keluarga Alben menemukan beberapa serpihan yang diduga berupa bagian tempurung kepala dan potongan tulang rusuk di sekitar lokasi pencarian. Pukul 15.15 WITA, temuan tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Hermina IKN dan RS Bhayangkara Balikpapan untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.
“Organ tersebut masih dalam proses pemeriksaan. Kami belum dapat memastikan apakah itu bagian tubuh manusia atau hewan,” kata Kuncoro.
Pencarian resmi dihentikan sementara pada pukul 18.00 WITA kemarin dan akan dilanjutkan kembali sesuai hasil evaluasi tim gabungan.
Diberitakan sebelumnya, Alben berangkat mencari ikan pada Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 22.00 WITA menggunakan perahu miliknya di sekitar Sungai Sabut Jetty BRM Sepaku. “Biasanya dia kembali ke darat sekitar pukul 02.00 hingga 03.00 WITA, namun hingga pagi hari tidak pulang,” jelas Kuncoro.
Karena khawatir, pihak keluarga bersama warga melakukan pencarian awal. Dari hasil pencarian tersebut, korban tidak ditemukan dan hanya perahu milik korban yang ditemukan dalam keadaan kosong. Laporan resmi kejadian diterima BPBD PPU pada Rabu (4/2/2026) pagi kemarin pukul 09.14 WITA.
Dalam operasi pencarian ini, tim gabungan menyisir area hingga dua mil dari titik awal. Selain serpihan organ tubuh, tim juga menemukan satu unit senter kepala milik Alben.
Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian meliputi Basarnas Balikpapan, DPKP Pos Jenebora, Pos Sotek, Pos Sepaku, Pos TNI AL Penajam, Polairud Penajam, Polsek Sepaku, Pospol Pantai Lango, Satpol PP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Lurah Pantai Lango, pihak PT BRM, keluarga Alben serta masyarakat setempat.
Editor: Aspian Nur
Jumat, 06/02/2026
Penemuan Serpihan organ pada hari Jumat (6/2/2026) disekitar hilangnya korban. (Foto: Istimewa)
TERPOPULER