Selasa, 07/07/2026
Selasa, 07/07/2026
Petugas Disdamkarmat Kota Samar. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
Selasa, 07/07/2026

Petugas Disdamkarmat Kota Samar. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Sebuah mobil Honda HR-V berwarna merah bernomor polisi KT 1969 L terbakar saat melintas di Jalan Wijaya Kusuma, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 19.40 Wita.
Peristiwa bermula ketika pemilik kendaraan tengah mengantar anaknya. Saat melaju seperti biasa, kendaraan mendadak mogok di tengah perjalanan. Tak lama setelah berhenti, api muncul dari bagian depan kendaraan dan dalam hitungan menit membesar sehingga memicu kepanikan. Salah seorang warga yang berada di lokasi, Beton, mengatakan kepulan asap langsung diikuti kobaran api yang membesar dengan cepat.
“Mobilnya tiba-tiba mati. Tidak lama kemudian api langsung keluar dari bagian depan dan cepat membesar,” ujarnya.
Melihat kondisi tersebut, warga berupaya memberikan pertolongan. Namun, karena api terus membesar, prioritas utama diarahkan untuk mengevakuasi seluruh penumpang yang masih berada di dalam mobil.
“Yang penting orang-orangnya dulu diselamatkan. Di dalam ada lima orang, dua orang dewasa dan tiga anak. Semuanya berhasil keluar,” katanya.
Tak berselang lama, laporan kebakaran kemudian diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda. Dua unit armada dari Posko 3 langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Komandan Posko 3 Disdamkarmat Samarinda Tri Indarto menjelaskan, saat petugas tiba, api telah membakar hampir seluruh bagian depan kendaraan dan berasal dari area bawah mobil.
“Kami menduga api berasal dari area bawah kendaraan, kemungkinan di jalur pipa bahan bakar menuju ruang mesin. Namun penyebab pastinya masih perlu pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Tri.
Petugas sempat menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun upaya tersebut belum berhasil menghentikan kobaran api karena bahan bakar terus mengalir dan memicu kobaran api.
“Kami akhirnya menggunakan air yang dicampur foam. Kendala utamanya karena bensin masih banyak sehingga terus menetes dan membuat api sulit dipadamkan,” ungkapnya.
Setelah sekitar 10 menit proses pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan dan pengamanan lokasi selama hampir satu jam guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. Dijelaskannya, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Seluruh penumpang berhasil keluar dari kendaraan sebelum api membesar sehingga terhindar dari risiko yang lebih fatal.
“Seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar. Itu yang paling utama,” tutup Tri. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada adanya gangguan pada sistem kelistrikan maupun saluran bahan bakar kendaraan, namun penyebab tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Editor: Erwin
Selasa, 07/07/2026
Petugas Disdamkarmat Kota Samar. (Foto: Adnan Abdul/Korankaltim.com)
TERPOPULER