Selasa, 07/07/2026

Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Bakal Jadi Motor Baru Ekonomi Berau 

Selasa, 07/07/2026

Keindahan Kerucut Karst Merabu di Kampung Merabu, Kelay, yang menjadi tonggak awal menuju terbentuknya Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Bakal Jadi Motor Baru Ekonomi Berau 

Selasa, 07/07/2026

logo

Keindahan Kerucut Karst Merabu di Kampung Merabu, Kelay, yang menjadi tonggak awal menuju terbentuknya Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

TANJUNG REDEB – Upaya mendorong Geopark Sangkulirang-Mangkalihat menjadi Geopark Nasional mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Berau. Melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag), status tersebut tidak hanya menjadi pengakuan atas kekayaan alam dan warisan geologi, tetapi juga membuka peluang besar bagi penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita mengatakan pengembangan geopark harus dipandang sebagai langkah strategis yang menghubungkan pelestarian lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan meningkatnya kunjungan wisata ke kawasan geopark akan berdampak langsung terhadap geliat perdagangan, industri kreatif, hingga pemasaran produk lokal.
"Geopark memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi lokal. Ini yang harus kita siapkan bersama," ujarnya.
Eva menjelaskan, Diskoperindag terus memperkuat kapasitas pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan peluang tersebut. Berbagai pembinaan dilakukan mulai dari peningkatan kualitas produk, inovasi kemasan, hingga strategi pemasaran agar produk khas Berau mampu menjadi oleh-oleh unggulan bagi wisatawan.
Kerajinan tangan, kuliner tradisional serta berbagai hasil olahan masyarakat dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang apabila didukung dengan kualitas dan daya saing yang lebih baik. Dengan demikian, manfaat ekonomi dari pengembangan geopark tidak hanya dirasakan oleh pelaku wisata, tetapi juga masyarakat yang menjalankan usaha di berbagai sektor.
Status Geopark Nasional nantinya diharapkan menjadi momentum memperkuat ekonomi kerakyatan yang berbasis pada potensi lokal tanpa mengesampingkan prinsip pelestarian lingkungan.
"Dengan menjaga kelestarian alam sekaligus mengembangkan potensi ekonomi masyarakat, manfaat geopark akan dirasakan secara berkelanjutan," katanya.
Optimisme tersebut sejalan dengan perkembangan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat yang kini semakin mendekati tahap pembentukan. Pada 2024, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan sebanyak 26 kawasan sebagai situs warisan geologi. Penetapan itu menjadi fondasi penting menuju terbentuknya geopark pertama di Kalimantan Timur.
Geopark Sangkulirang-Mangkalihat mencakup kawasan karst seluas sekitar 1,86 juta hektare yang membentang di Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur. Sebanyak 15 situs berada di Berau, sementara 11 lainnya berada di Kutai Timur. Kawasan tersebut menyimpan kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, gua-gua purba, hingga warisan budaya yang menjadi daya tarik tersendiri.
Komitmen pemerintah daerah juga diperkuat melalui deklarasi pembentukan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat yang dilakukan Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, saat berkunjung ke Kampung Merabu, Kecamatan Kelay, pada 6 September 2025.
Terlebih, Kampung Merabu menjadi salah satu kawasan strategis dalam pengembangan geopark karena memiliki dua situs geologi penting, yakni Gua Beloyot dan Kerucut Karst Merabu. Selain itu, kawasan ini memiliki hutan desa seluas 8.245 hektare, destinasi wisata Danau Nyadeng, serta Puncak Ketepu yang menyuguhkan panorama gugusan karst yang menjadi kekayaan alam khas Berau.
Melalui sinergi pelestarian alam, penguatan UMKM, dan pengembangan pariwisata berkelanjutan, Geopark Sangkulirang-Mangkalihat diharapkan menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkenalkan potensi unggulan Berau ke tingkat nasional maupun internasional.
"Kami optimistis geopark akan membawa manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjaga warisan alam Berau untuk masa depan," tandasnya. (*)

Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Bakal Jadi Motor Baru Ekonomi Berau 

Selasa, 07/07/2026

Keindahan Kerucut Karst Merabu di Kampung Merabu, Kelay, yang menjadi tonggak awal menuju terbentuknya Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

Share

Berita Terkait