Selasa, 07/07/2026

Sinergi Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar Dorong UMKM Naik Kelas, 50 Pelaku Usaha Terima Bantuan UEP di Tenggarong

Selasa, 07/07/2026

Penyerahan bantuan UEP oleh Bupati ke penerima manfaat. (Foto: Heri/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Sinergi Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar Dorong UMKM Naik Kelas, 50 Pelaku Usaha Terima Bantuan UEP di Tenggarong

Selasa, 07/07/2026

logo

Penyerahan bantuan UEP oleh Bupati ke penerima manfaat. (Foto: Heri/Korankaltim.com)

Penulis: Muhammad Heriansya

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperkuat komitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor usaha mikro. 

Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Penyerahan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Perorangan/Individu Tahun 2026 yang digelar di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Tenggarong, Selasa (7/7/2026).

Dinas Sosial Kabupaten (Dinsos Kukar) bekerja sama dengan Dinsos Kalimantan Timur menggelar kegiatan ini yang diikuti sebanyak 50 penerima manfaat dari berbagai kelurahan di Kecamatan Tenggarong.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dalam arahannya menegaskan, kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten merupakan langkah strategis untuk memastikan program bantuan benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan serta mampu menggerakkan sektor usaha produktif.

“Sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara merupakan model ideal yang harus terus diperkuat. Bantuan yang diberikan harus tepat sasaran dan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” kata Aulia.

Bantuan usaha bukanlah tujuan akhir, melainkan titik awal bagi para pelaku usaha untuk berkembang. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta terus melakukan pendampingan kepada penerima manfaat agar usaha yang dijalankan dapat meningkat kapasitasnya.

Dinas Koperasi dan UKM Kukar diminta untuk memastikan seluruh penerima bantuan terdata secara valid dalam basis data UMKM Kukar.

Selain itu, pelaku usaha yang belum memperoleh pelatihan manajemen usaha diminta segera difasilitasi agar mampu mengelola usahanya secara profesional.

Bantuan berupa peralatan dan bahan baku diharapkan mampu menekan biaya produksi sehingga meningkatkan daya saing produk sekaligus membuka peluang usaha untuk berkembang lebih besar.

“Ketika ekonomi keluarga membaik, maka sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat juga akan ikut meningkat,” papar Aulia.

Apresiasi diberikan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur atas dukungan dan perhatian terhadap masyarakat Kutai Kartanegara melalui program bantuan Usaha Ekonomi Produktif.

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos Kaltim Safrudin Saidah Pandah dalam laporannya menjelaskan pelaksanaan program didasarkan pada instrumen pelaksanaan kegiatan, alokasi anggaran, serta penetapan wilayah sasaran berdasarkan kebutuhan masyarakat.

Kepala Dinsos Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak mengingatkan agar seluruh penerima memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal dan tidak menyalahgunakannya.

“Bantuan ini merupakan stimulan untuk memperkuat ekonomi masyarakat rentan. Gunakan sebaik-baiknya agar usaha dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi keluarga,” kata Ishak.

Selain penyerahan bantuan, para peserta juga mengikuti Bimtek yang disampaikan oleh Dinsos Kaltim, para narasumber, bersama Kepala Dinsos Kukar Rinda Destianti. Materi yang diberikan berfokus pada penguatan kapasitas dasar pengelolaan usaha kecil, khususnya manajemen keuangan, pengelolaan modal usaha, dan tata kelola usaha mikro agar lebih berkelanjutan.

Berdasarkan data resmi Dinas Sosial, sebanyak 50 penerima manfaat berasal dari sembilan wilayah di Kecamatan Tenggarong, yakni Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kampung Baru, Loa Ipuh, Maluhu, Rapak Lambur, Timbau, Bukit Biru, Jahab dan Melayu.

Adapun jenis usaha yang memperoleh bantuan didominasi oleh pelaku usaha sembako, warung makan, usaha pembuatan kue dan gorengan, usaha minuman, serta peternakan ayam.

“Melalui program ini, pemerintah berharap bantuan yang diberikan tidak hanya menjadi dukungan modal usaha, tetapi juga mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, memperkuat daya saing UMKM, serta mendorong tumbuhnya pelaku usaha yang tangguh, inovatif, dan berkelanjutan di Kabupaten Kutai Kartanegara,” harap Rinda Desianti.

Editor: Aspian Nur

Sinergi Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar Dorong UMKM Naik Kelas, 50 Pelaku Usaha Terima Bantuan UEP di Tenggarong

Selasa, 07/07/2026

Penyerahan bantuan UEP oleh Bupati ke penerima manfaat. (Foto: Heri/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait