Minggu, 18/02/2024
Minggu, 18/02/2024
Upaya pencarian oleh tim BPBD Kabupaten Paser. (Foto: Dwi Cahyo/Korankaltim.com)
Minggu, 18/02/2024

Upaya pencarian oleh tim BPBD Kabupaten Paser. (Foto: Dwi Cahyo/Korankaltim.com)
Penulis: Dwi Cahyo
KORANKALTIM.COM, TANA PASER – Seorang pemuda berstatus mahasiswa nekat melompat dari atas Jembatan Sungai Kandilo di Tanah Grogot, Kabupaten Paser Sabtu (17/2/2024) tengah malam tadi sekitar pukul 23.30 WITA.
Adalah HA, pemuda berusia 23 tahun yang diduga melakukan aksi nekat itu dan sampai saat ini belum ditemukan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser yang mengetahui kejadian itu langsung mendatangi lokasi dan mencoba melakukan penyisiran di Sungai Kandilo.
Kepala BPBD Paser Ruslan kepada Korankaltim.com menjelaskan, informasi yang mereka terima dari saksi di lapangan menyebutkan HA kuliah di Perguruan Tinggi di Tanah Grogot.
"Belum diketahui motif dari aksi ini, sampai saat ini tim di lapangan masih melakukan pencarian," ucap Ruslan. Minggu (18/2/2024) siang tadi.
Dua teman HA yaitu Indra dan Jefri kepada BPBD Paser memberikan keterangan kalau saat ini mereka duduk dan bersantai diatas jembatan penyeberangan menuju Desa Sungai Tuak Kecamatan Tanah Grogot. Namun saat Indra dan Jefri membelakangi HA, temannya itu langsung melompat dari jembatan dan saat keduanya berbalik HA sudah tidak terlihat.
"Kedua temannya kaget saat melihat HA sudah tidak ada di atas jembatan dan melihat ke sungai ada HA berusaha berenang ketepi, namun karena arus air cukup kencang tiba-tiba menghilang," papar Ruslan.
Keterangan dari saksi lain bernama Risky yang sedang memancing di bawah jembatan penyeberangan Desa Sungai Tuak mengaku melihat sesuatu jatuh dari atas jembatan. Risky mengira yang jatuh sampah yang dibuang seseorang dari atas jembatan. Namun setelah tercebur di sungai, ia melihat ada yang berusaha berenang ke tepi sungai.
"Ada satu orang sedang mancing di bawah jembatan melihat dan sempat mengira itu sampah yang dibuang warga dari atas jembatan, ternyata itu orang yang terjun langsung ke sungai," ucap Ruslan lagi.
Upaya pencarian dilakukan sejak dini hari namun karena kondisi gelap tim hanya melakukan pencarian dengan cara menyisir bagian pinggir sungai. Baru pagi tadi dilakukan pencarian dengan menyisir aliran Sungai kandilo.
"Masih dilakukan pencarian, semoga saja bisa segera ditemukan," harap Ruslan.
Editor: Aspian Nur
Minggu, 18/02/2024
Upaya pencarian oleh tim BPBD Kabupaten Paser. (Foto: Dwi Cahyo/Korankaltim.com)
TERPOPULER