Jumat, 11/09/2026

Akses Rujukan Pasien Sulit, Mahulu Perlu Ambulans Udara

Jumat, 11/09/2026

Pengadaan ambulans udara di Mahakam Ulu (Mahulu) yang didorong Bupati Angela Idang Belawan untuk mengatasi sulitnya akses rujukan kesehatan di wilayah pedalaman Mahulu, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan medis segera. (Foto: Istimewa).

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Akses Rujukan Pasien Sulit, Mahulu Perlu Ambulans Udara

Jumat, 11/09/2026

logo

Pengadaan ambulans udara di Mahakam Ulu (Mahulu) yang didorong Bupati Angela Idang Belawan untuk mengatasi sulitnya akses rujukan kesehatan di wilayah pedalaman Mahulu, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan medis segera. (Foto: Istimewa).

‎Penulis: Julika Hengin ‎ ‎

KORANKALTIM.COM, UJOH BILANG – Sulitnya akses transportasi menuju sejumlah wilayah di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menjadi tantangan dalam proses rujukan untuk pasien. 

Kondisi geografis yang berat membuat perjalanan melalui jalur darat maupun sungai tidak selalu dapat dilakukan. ‎ ‎Untuk mengatasi persoalan tersebut, Bupati Mahulu Angela Idang Belawan mendorong adanya ambulans udara yang dapat digunakan untuk mengevakuasi pasien dalam kondisi darurat. ‎ 

Ambulans udara dibutuhkan terutama ketika akses darat dan sungai tidak dapat digunakan. Kecepatan evakuasi menjadi penting bagi pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan di rumah sakit. ‎“Dengan kondisi geografis yang luar biasa susah, berat, dan harapan saya di kemudian hari bisa mendapatkan ambulans terbang yang bisa kita pakai di Mahakam Ulu,” kata Angela. ‎ 

Selama ini masyarakat Mahulu mengandalkan jalur darat dan air untuk mobilitas, termasuk dalam membawa pasien menuju fasilitas kesehatan. Namun, kedua akses tersebut dapat menghadapi kendala, terutama ketika kondisi jalan rusak atau terjadi longsor. ‎“Karena untuk akses darat ataupun akses air yang biasanya kita pakai saat ini tidak bisa dipakai sama sekali,” ujar Angela lagi. ‎ ‎

Pemkab Mahulu juga tengah mengupayakan akses darat dari Telong Taka menuju Tiong Ohang. Namun, upaya tersebut masih menghadapi persoalan karena terdapat sejumlah titik yang mengalami longsor berat. ‎“Kami mengusahakan untuk akses darat dari Telong Taka hingga Tiong Ohang, tapi memang ada beberapa spot yang saat ini sudah longsor berat,” katanya. ‎ ‎Kondisi geografis tersebut, menurut Angela, menunjukkan perlunya perhatian khusus terhadap wilayah pedalaman dan perbatasan yang masuk dalam kawasan 3T. 

Dukungan terhadap daerah seperti Mahulu diharapkan dapat mencakup penguatan layanan dasar, termasuk akses kesehatan bagi masyarakat yang tinggal jauh dari rumah sakit. ‎“Jadi sebenarnya kebutuhan kami adalah apa yang telah dicanangkan Pak Presiden. Jadi kami yang ada di pedalaman ini di perbatasan, di 3T, harus mendapatkan perhatian lebih dan perhatian khusus untuk kami,” ujarnya. ‎ 

Ambulans udara akan sangat membantu ketika pasien membutuhkan rujukan segera dan tidak memungkinkan menempuh perjalanan melalui jalur darat maupun sungai. ‎Kebutuhan tersebut terutama berkaitan dengan keselamatan ibu hamil yang memiliki risiko tinggi serta pasien dengan penyakit menahun yang membutuhkan penanganan lanjutan secara cepat. ‎ 

‎“Sehingga tidak ada ibu hamil yang berisiko untuk meninggal dunia ataupun masyarakat yang mempunyai penyakit-penyakit yang menahun yang harus dirujuk segera bisa dirujuk dengan baik sampai ke rumah sakit,” tutup Angela. 

Editor: Aspian Nur ‎ 

Akses Rujukan Pasien Sulit, Mahulu Perlu Ambulans Udara

Jumat, 11/09/2026

Pengadaan ambulans udara di Mahakam Ulu (Mahulu) yang didorong Bupati Angela Idang Belawan untuk mengatasi sulitnya akses rujukan kesehatan di wilayah pedalaman Mahulu, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan medis segera. (Foto: Istimewa).

Share

Berita Terkait