Jumat, 11/09/2026

Dishub Berau Dorong Tol Bontang-Berau, Akses ke Brunei Jadi Peluang Baru

Jumat, 11/09/2026

Kepala Dishub Berau, Rusnan Hepni. (Foto: Indri/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Dishub Berau Dorong Tol Bontang-Berau, Akses ke Brunei Jadi Peluang Baru

Jumat, 11/09/2026

logo

Kepala Dishub Berau, Rusnan Hepni. (Foto: Indri/Korankaltim.com)

Penulis: Indri

KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB - Rencana pengembangan konektivitas transportasi yang membuka akses Kabupaten Berau ke sejumlah daerah hingga mancanegara mendapat sambutan positif dari Dinas Perhubungan (Dishub) Berau.

Namun, di tengah wacana konektivitas antarprovinsi hingga akses menuju Brunei Darussalam, Dishub Berau justru menyoroti kebutuhan yang lebih mendasar, yakni peningkatan akses darat menuju wilayah selatan Kalimantan Timur.

Kepala Dishub Berau, Rusnan Hepni, mengatakan pihaknya belum menerima informasi terbaru mengenai rencana konektivitas lintas wilayah tersebut. Meski demikian, Pemkab Berau siap memberikan dukungan apabila program tersebut nantinya menjadi kebijakan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

“Kalau yang kita tahu, dari zaman sebelumnya sudah pernah ada. Kita belum ada informasi terbaru,” ujarnya, Jumat (11/9/2026).

Menurutnya, pembukaan jalur transportasi baru akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat karena dapat memperpendek waktu tempuh sekaligus memperlancar mobilitas orang dan barang.

Rusnan menegaskan, kewenangan Dishub Berau saat ini masih berfokus pada sektor transportasi dalam wilayah kabupaten. Adapun konektivitas yang melibatkan antarkabupaten dan provinsi lebih banyak menjadi kewenangan pemerintah provinsi maupun pusat.

“Kalau antarprovinsi dan kabupaten mungkin lebih condong dari teman-teman provinsi yang punya tanggung jawab itu. Kalau kita, tugas dan fungsinya masih di daerah kabupaten,” jelasnya.

Meski berada di luar kewenangan langsung pemerintah kabupaten, Rusnan memastikan Berau akan mendukung setiap upaya yang mampu memperluas akses transportasi daerah.

“Kalau upaya itu dibuka dari provinsi dan kabupaten punya, alhamdulillah. Kita berharap bisa ada,” katanya.

Ia bahkan menyambut baik informasi mengenai kemungkinan konektivitas yang dapat menjangkau Brunei Darussalam. Jika terealisasi, jalur tersebut dinilai berpotensi meningkatkan posisi Berau sebagai salah satu daerah yang terhubung dengan jaringan mobilitas regional.

“Kita sangat mendukung kalau ada itu. Apalagi ada informasi sampai ke Brunei Darussalam,” ujarnya.

Namun, bagi Dishub Berau, konektivitas internasional bukan satu-satunya kebutuhan mendesak. Infrastruktur transportasi darat yang mampu memangkas perjalanan Berau menuju pusat-pusat ekonomi di Kalimantan Timur juga dinilai penting.

Salah satunya adalah harapan agar pengembangan jalan tol dari Balikpapan-Samarinda yang mulai diarahkan menuju Bontang dapat dilanjutkan hingga kawasan yang lebih dekat dengan Berau.

Rusnan menilai akses tersebut akan menjadi terobosan untuk mengatasi tingginya waktu tempuh perjalanan darat dari Berau menuju Samarinda yang saat ini masih mencapai belasan jam.

“Kita lebih berharap lagi ada jalan tol antara kita dengan kota timur. Karena kita perlu bagaimana akses kita selama ini,” tuturnya.

Ia menyebut perjalanan darat Berau-Samarinda saat ini membutuhkan waktu sekitar 12 hingga 14 jam. Kondisi itu menunjukkan masih besarnya tantangan konektivitas yang harus dihadapi masyarakat dan pelaku usaha di Berau.

“Untuk ke Samarinda itu kita butuhkan waktu 12 sampai 14 jam,” sebutnya.

Apabila jaringan tol dapat diteruskan dari Bontang menuju wilayah utara Kalimantan Timur, dampaknya tidak hanya dirasakan dari sisi mobilitas masyarakat, tetapi juga terhadap distribusi barang dan aktivitas ekonomi.

Karena itu, ia berharap pengembangan konektivitas tidak berhenti di Bontang. Berau diharapkan masuk dalam arah pengembangan jaringan transportasi strategis Kalimantan Timur ke depan.

“Kalau jalan tol yang sekarang melanjut dari Balikpapan-Samarinda sudah ada, Samarinda mau ke Bontang ini sudah mulai dipikirkan. Harapan kita itu lanjut lagi Bontang ke Berau,” pungkasnya. 

Editor: Erwin

Dishub Berau Dorong Tol Bontang-Berau, Akses ke Brunei Jadi Peluang Baru

Jumat, 11/09/2026

Kepala Dishub Berau, Rusnan Hepni. (Foto: Indri/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait