Jumat, 11/09/2026

Kabut Asap Karhutla Bayangi Pesta Rakyat HUT Berau dan Tanjung Redeb

Jumat, 11/09/2026

Perayaan Hari Jadi Kabupaten Berau tahun 2025 lalu. (Indri/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Kabut Asap Karhutla Bayangi Pesta Rakyat HUT Berau dan Tanjung Redeb

Jumat, 11/09/2026

logo

Perayaan Hari Jadi Kabupaten Berau tahun 2025 lalu. (Indri/Korankaltim.com)

Penulis: Indri

KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau tetap menyiapkan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau ke-73 dan Kota Tanjung Redeb ke-216. 

Pesta rakyat yang dijadwalkan berlangsung September hingga Oktober 2026 itu belum sepenuhnya lepas dari bayang-bayang kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kondisi kualitas udara menjadi salah satu pertimbangan utama sebelum kegiatan yang melibatkan banyak masyarakat digelar. Pemerintah daerah memastikan setiap agenda akan disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan serta kebijakan kepala daerah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Yudha Budisantosa, mengatakan persiapan rangkaian kegiatan telah dibahas melalui rapat koordinasi lintas sektor. 

Sejumlah hiburan dan perlombaan masyarakat tetap disiapkan, tetapi pelaksanaannya akan mempertimbangkan kondisi lingkungan.

“Banyak perlombaan yang akan disajikan. Hiburan masyarakat akan cukup padat mulai September sampai Oktober,” ujarnya, Jumat (11/9/2026).

Lanjutnya, konsep perayaan tahun ini tidak hanya mengandalkan hiburan, tetapi juga mengangkat permainan dan budaya lokal Berau. Salah satu agenda yang dipersiapkan ialah lomba perahu panjang yang diperkirakan kembali menjadi perhatian masyarakat.

Sejumlah permainan tradisional seperti hadang, sumpit, dan ketapel juga masuk dalam daftar perlombaan. Kekayaan kuliner khas daerah turut diperkenalkan melalui sajian seperti Ancur Paddas dan Puncak Rasul.

Rangkaian kegiatan tersebut akan berlanjut hingga agenda puncak perayaan dan Berau Expo yang direncanakan berlangsung pada Oktober mendatang.

Namun, seluruh agenda tersebut masih bergantung pada kondisi daerah. Kemarau panjang dan ancaman karhutla membuat faktor kesehatan serta keselamatan masyarakat menjadi pertimbangan yang tidak dapat diabaikan.

Disbudpar berharap kondisi udara segera membaik sehingga masyarakat dapat menikmati rangkaian hari jadi tanpa harus menghadapi risiko kesehatan akibat paparan asap.

“Kita semua berharap daerah kita aman dan terkendali dari kepulan asap akibat kebakaran, sehingga rencana pesta rakyat ini dapat terlaksana dengan lancar hingga ditutup dengan Berau Expo,” tandasnya.

Editor: Erwin

Kabut Asap Karhutla Bayangi Pesta Rakyat HUT Berau dan Tanjung Redeb

Jumat, 11/09/2026

Perayaan Hari Jadi Kabupaten Berau tahun 2025 lalu. (Indri/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait