Rabu, 26/08/2026
Rabu, 26/08/2026
Rekayasa arus lalulintas yang di lakukan oleh Satlantas Polresta Samarinda. (Foto: Dok.Satlantas Polresta Samarinda)
Rabu, 26/08/2026

Rekayasa arus lalulintas yang di lakukan oleh Satlantas Polresta Samarinda. (Foto: Dok.Satlantas Polresta Samarinda)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Simpang Tiga Cermai menyusul pengerjaan proyek drainase yang berdampak terhadap arus kendaraan.
Rekayasa dilakukan karena salah satu jalur dari Jalan Gajah Mada menuju Jalan RE Martadinata ditutup penuh selama proses pekerjaan berlangsung. Pengerjaan drainase dimulai Rabu (26/8/2026) dan dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (28/8/2026).
Kanit Turwali Satlantas Polresta Samarinda Iptu Ismail Marzuki mengatakan, rekayasa lalu lintas telah dikoordinasikan untuk mengantisipasi kepadatan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
“Secara teknis, pelaksanaan rekayasa proyek drainase ini dilakukan di sisi sebelah kanan dari Gajah Mada menuju RE Martadinata, tepatnya di seberang Bank BTN,” ujar Ismail pada Rabu (26/8/2026)
Menurutnya, kendaraan roda empat dan roda dua masih diperbolehkan melintas di kawasan depan Trafik Cermai. Namun, pengendara diminta mengantisipasi perlambatan karena kapasitas jalan berkurang.
“Kalau roda empat dan roda dua tetap bisa melintasi depan Trafik Cermai, cuma terjadi perlambatan karena satu jalur dibagi menjadi dua sisi kendaraan,” katanya.
Sementara itu, kendaraan roda enam atau kendaraan berdimensi besar diarahkan mencari jalur alternatif. Salah satu rute yang disiapkan yakni melalui Jalan Juanda untuk menghindari kepadatan di sekitar lokasi proyek.
Ismail mengimbau masyarakat mempertimbangkan jalur alternatif, khususnya pada pagi dan sore hari. Kepadatan di Jalan Gajah Mada diperkirakan meningkat mulai pukul 15.00 hingga 18.00 WITA.
“Untuk masyarakat Kota Samarinda, kami mengimbau agar bisa mencari jalan alternatif lain karena Jalan Gajah Mada, khususnya pagi hari, mengalami perlambatan dan cukup padat hingga siang hari. Sore hari mulai pukul 15.00 sampai 18.00 WITA traffic juga cukup padat,” ucapnya.
Pengerjaan proyek dilakukan selama 24 jam. Meski dijadwalkan hingga 28 Agustus, Ismail menyebut jalur tersebut diupayakan dapat kembali dibuka lebih cepat apabila pekerjaan rampung.
“Untuk arus lalu lintas dari Jalan Gajah Mada menuju RE Martadinata ditutup full selama pengerjaan. InsyaAllah kalau bisa cepat, satu sampai dua hari ini kita buka kembali,” tuturnya.
Pengerjaan pada sisi jalur lainnya rencananya dilakukan pekan berikutnya, mulai Senin, (31/8/2026) hingga Jumat, (4/9/2026). Namun, penerapan rekayasa lanjutan masih akan dievaluasi setelah pekerjaan tahap pertama selesai.
Editor: Erwin
Rabu, 26/08/2026
Rekayasa arus lalulintas yang di lakukan oleh Satlantas Polresta Samarinda. (Foto: Dok.Satlantas Polresta Samarinda)
TERPOPULER