Rabu, 24/06/2026
Rabu, 24/06/2026
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, saat meresmikan secara langsung Gedung Jantung Terpadu Kanujoso di Balikpapan (Dok.Korankaltim.com)
Rabu, 24/06/2026

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, saat meresmikan secara langsung Gedung Jantung Terpadu Kanujoso di Balikpapan (Dok.Korankaltim.com)
Penulis: Rahmat Surya
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Gedung Jantung Terpadu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan kini resmi dioperasikan sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan jantung di Benua Etam.
Diketahui fasilitas tersebut diresmikan secara langsung oleh Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, pada Rabu (24/6/2026), dan disiapkan untuk menjadi pusat rujukan layanan jantung bagi masyarakat Kalimantan hingga Indonesia Timur.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kaltim, Jaya Mualimin, menyampaikan pembangunan gedung tersebut merupakan tindak lanjut program Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang mendorong rumah sakit rujukan di daerah mampu memberikan pelayanan jantung secara komprehensif, termasuk operasi jantung terbuka dan bypass.
“Selama ini banyak pasien harus dirujuk ke Surabaya atau Jakarta, dengan fasilitas yang ada sekarang, pelayanan jantung bisa dilakukan di Kaltim,” ujar Jaya.
Dia mengatakan, Gedung Jantung Terpadu tersebut turut dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti unit gawat darurat, ruang pemeriksaan, ruang operasi, hingga ruang rehabilitasi pascaoperasi.
Selain itu, Jaya menuturkan, gedung tersebut juga melayani pemasangan ring jantung, kateterisasi, hingga penanganan kelainan jantung pada anak juga tersedia.
“Dengan keberadaan gedung tersebut tentunya tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kaltim, tetapi juga diproyeksikan menjadi pusat rujukan bagi wilayah Kalimantan dan Indonesia bagian timur,” ucapnya.
Kemudian Jaya menjelaskan, pada pembangunan tahap pertama Gedung Jantung Terpadu menelan anggaran sekitar Rp 250 miliar. Meski demikian, sejumlah alat kesehatan masih perlu dilengkapi, seperti CT Scan dan tambahan cath lab guna mendukung pelayanan yang lebih optimal.
“Selain itu penguatan layanan jantung menjadi penting mengingat penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Kaltim, disusul stroke dan komplikasi ginjal akibat diabetes,” katanya.
Jaya berharap, dengan telah beroperasinya Gedung Jantung Terpadu Kanujoso, masyarakat dapat memperoleh layanan jantung yang cepat dan berkualitas tanpa harus dirujuk ke luar daerah sekaligus memperkuat posisi Kaltim sebagai pusat layanan kesehatan regional di kawasan timur Indonesia.
Editor: Erwin
Rabu, 24/06/2026
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, saat meresmikan secara langsung Gedung Jantung Terpadu Kanujoso di Balikpapan (Dok.Korankaltim.com)
TERPOPULER