Rabu, 24/06/2026

Driving Range dan Sport Hub Segiri Disiapkan Jadi Sumber PAD Baru, Potensinya Rp24 Miliar per Tahun

Rabu, 24/06/2026

Tampak bagian dalam Driving Range di kawasan GOR Segiri Samarinda. (Ayu/KoranKaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Driving Range dan Sport Hub Segiri Disiapkan Jadi Sumber PAD Baru, Potensinya Rp24 Miliar per Tahun

Rabu, 24/06/2026

logo

Tampak bagian dalam Driving Range di kawasan GOR Segiri Samarinda. (Ayu/KoranKaltim.com)

Penulis: Ayu Norwahliyah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Fasilitas Driving Range dan Sport Hub yang segera dibuka untuk umum tidak hanya diharapkan meningkatkan minat olahraga warga, tetapi juga menjadi penghasil baru bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda.

Potensi pemasukan tersebut mulai dipetakan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda seiring dengan kian dekatnya operasional kedua aset di kawasan GOR Segiri tersebut.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Samarinda Cahya Ernawan mengatakan, pihaknya kini harus memastikan kesiapan aspek teknis yang perlu disempurnakan sebelum sarana itu dimanfaatkan publik.

“Lapangan golf dan kolam renang ini dalam rangka pemanfaatan aset daerah serta diharapkan dapat berkontribusi terhadap PAD Samarinda,” kata Cahya.

Fasilitas area latihan golf yang tersedia seluruhnya terdiri atas 32 stan. Rinciannya, sebanyak 30 unit reguler dan dua ruang eksekutif atau VIP.

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2025, tarif penggunaan kelas reguler ditetapkan sebesar Rp200 ribu per jam dengan fasilitas 100 bola. Sementara itu, untuk area VIP dikenakan biaya Rp350 ribu per jam dengan jumlah properti latihan yang sama.

Cahya menjelaskan, potensi penerimaan daerah dari sektor tersebut cukup menjanjikan. Apabila seluruh tempat dimanfaatkan selama 8 hingga 10 jam per hari, kontribusinya terhadap PAD dinilai sangat signifikan.

Dengan 30 stan reguler bertarif Rp200 ribu dan dua unit VIP seharga Rp350 ribu per jam, total penerimaan dapat mencapai sekitar Rp6,7 juta setiap jam jika seluruh petak terisi.

Jika fasilitas beroperasi selama 8 hingga 10 jam sehari, potensi pendapatan kotor yang dihasilkan berkisar antara Rp53,6 juta dan Rp67 juta per hari. Dalam satu bulan, angka tersebut dapat menembus Rp1,6 miliar hingga Rp2 miliar, atau kisaran Rp19,3 miliar sampai Rp24,1 miliar per tahun.

Meski demikian, besaran tersebut masih berupa potensi maksimal dan belum memperhitungkan tingkat okupansi, biaya operasional, maupun kontribusi dari wahana lain seperti kolam renang yang menjadi bagian dari Sport Hub.

“Potensinya sangat besar untuk PAD,” imbuh Cahya.

Selain Driving Range, kolam renang yang terintegrasi dalam pusat olahraga tersebut juga diproyeksikan menjadi sumber pundi-pundi baru bagi daerah setelah seluruh sarana pendukung selesai disiapkan.

Skema tata kelola kedua fasilitas tersebut masih dalam pembahasan. Pemkot Samarinda terus mengkaji sejumlah opsi, mulai dari operasional melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), kemitraan dengan pihak ketiga, hingga bentuk manajemen lainnya.

“Hal ini masih dalam pembahasan sambil menunggu fasilitas golf, kolam renang, dan sarana pendukung lainnya berfungsi,” tandasnya.


Editor: Erwin 

Driving Range dan Sport Hub Segiri Disiapkan Jadi Sumber PAD Baru, Potensinya Rp24 Miliar per Tahun

Rabu, 24/06/2026

Tampak bagian dalam Driving Range di kawasan GOR Segiri Samarinda. (Ayu/KoranKaltim.com)

Share

Berita Terkait