Selasa, 23/06/2026
Selasa, 23/06/2026
Plt Kepala Diapora Kaltim, Rasman Rading, jelaskan mekanisme pembiayaan dalam Porprov mendatang.(Ainur/Korankaltim.com)
Selasa, 23/06/2026

Plt Kepala Diapora Kaltim, Rasman Rading, jelaskan mekanisme pembiayaan dalam Porprov mendatang.(Ainur/Korankaltim.com)
Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur (Dispora Kaltim), Rasman Rading, menegaskan pentingnya komitmen seluruh daerah untuk mengirimkan atlet yang telah lolos Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Ia menyebut, kepastian keikutsertaan atlet menjadi hal yang krusial dalam perencanaan penyelenggaraan Porprov. Jumlah atlet yang akan berpartisipasi akan berdampak langsung pada berbagai kebutuhan teknis, mulai dari akomodasi, perangkat pertandingan, hingga jumlah panitia yang harus disiapkan.
Karena itu, koordinasi antar-daerah dinilai penting agar pelaksanaan Porprov dapat berjalan efektif dan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
“Jangan sampai data yang disampaikan oleh Technical Delegate (TD) menyebutkan sejumlah atlet atau tim lolos kualifikasi, tetapi pada saat pelaksanaan ternyata daerah tidak mengirimkan peserta. Ini yang harus dipastikan bersama,” tegasnya, Selasa (23/6/2026).
Ia mengingatkan, dalam rapat kerja sebelumnya telah disepakati syarat minimal keikutsertaan daerah pada cabang olahraga tertentu.
Karena itu, pemerintah provinsi perlu memperoleh kepastian mengenai jumlah atlet dan tim yang benar-benar akan diberangkatkan oleh masing-masing kabupaten dan kota.
“Nanti pada rapat tanggal 24 Juli kita akan meminta kepastian dari seluruh daerah. Berapa kontingen yang dikirim, berapa tim dari masing-masing cabang olahraga, sehingga kebutuhan penyelenggaraan bisa dihitung secara akurat,” ujarnya.
Di sisi lain, Dispora Kaltim masih mengupayakan dukungan anggaran untuk membiayai perangkat pertandingan melalui APBD Perubahan Tahun 2026.
Sebelumnya, kebutuhan anggaran yang diajukan panitia besar disebut mencapai sekitar Rp60 miliar. Namun angka tersebut juga mencakup kebutuhan pengadaan peralatan olahraga.
Rasman menjelaskan, sebagian kebutuhan peralatan sebenarnya telah dibantu oleh pemerintah provinsi melalui proses pengadaan sebelumnya.
“Kami saat ini lebih fokus pada pembiayaan perangkat pertandingan dan fasilitasi kebutuhan akomodasi mereka. Untuk peralatan, sebagian sudah kami bantu sebelumnya melalui pengadaan yang nilainya sekitar Rp9 miliar,” ungkapnya.
Sementara itu, terkait panitia pelaksana pertandingan, Dispora menyarankan agar kebutuhan akomodasi tidak seluruhnya dibebankan kepada pemerintah provinsi mengingat keterbatasan fasilitas penginapan yang tersedia di lokasi penyelenggaraan.
“Kami mengutamakan fasilitasi bagi perangkat pertandingan. Sedangkan untuk panitia pelaksana, kami sarankan akomodasinya tidak sepenuhnya ditanggung karena kapasitas yang tersedia di daerah tuan rumah juga terbatas,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Selasa, 23/06/2026
Plt Kepala Diapora Kaltim, Rasman Rading, jelaskan mekanisme pembiayaan dalam Porprov mendatang.(Ainur/Korankaltim.com)
TERPOPULER