Selasa, 23/06/2026
Selasa, 23/06/2026
Proses olah TKP usai terjadi kecelakaan maut di Jalan Poros Bengalon-Sangatta (Dok.SatlantasPolresKutim)
Selasa, 23/06/2026

Proses olah TKP usai terjadi kecelakaan maut di Jalan Poros Bengalon-Sangatta (Dok.SatlantasPolresKutim)
Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Poros Bengalon–Sangatta, tepatnya di sekitar Simpang Perdau menjadi perhatian serius pihak kepolisian.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya ketika melintasi ruas jalan yang memiliki tikungan maupun kondisi permukaan jalan yang kurang baik.
Kasat Lantas Polres Kutim, AKP Rezky Nur Harismeihendra, mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan meningkatkan kewaspadaan selama berada di jalan.
Ia mengajak seluruh pengguna jalan agar selalu memperhatikan kondisi jalan, mengendalikan kecepatan kendaraan, serta menghindari manuver mendadak yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam berkendara,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).
Menurutnya, kondisi jalan yang rusak maupun terdapat lubang di badan jalan dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan apabila pengendara tidak menyesuaikan kecepatan dan kurang memperhatikan situasi di sekitar.
Ia menekankan pentingnya menjaga jarak aman, mematuhi aturan lalu lintas, serta menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai demi mengurangi potensi kecelakaan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat melintasi ruas jalan yang mengalami kerusakan atau memiliki tingkat risiko kecelakaan yang tinggi,” jelasnya.
Pengendalian kecepatan dan konsentrasi saat berkendara sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
Sebagaimana diketahui, insiden yang melibatkan dua sepeda motor hingga menyebabkan kedua pengendaranya meninggal dunia setelah kendaraan yang mereka kendarai terbakar.
Kepolisian telah melakukan pendalaman terhadap rangkaian peristiwa kecelakaan tersebut. Kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Peristiwa ini dapat menjadi pelajaran bagi seluruh pengguna jalan agar senantiasa mengutamakan keselamatan saat berkendara. Setiap pengendara memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan dirinya sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Mari bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Selasa, 23/06/2026
Proses olah TKP usai terjadi kecelakaan maut di Jalan Poros Bengalon-Sangatta (Dok.SatlantasPolresKutim)
TERPOPULER