Senin, 15/06/2026
Senin, 15/06/2026
Disdamkarmat kota Samarinda dan relawan kota Samarinda saat berhasil memadamkan api. (Foto: Adnan Abdul/KoranKaltim.com)
Senin, 15/06/2026

Disdamkarmat kota Samarinda dan relawan kota Samarinda saat berhasil memadamkan api. (Foto: Adnan Abdul/KoranKaltim.com)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Datu Iba, Gang Bhineka 1 RT 06 dan Gang Keluarga RT 05, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang, Senin (15/6/2026) sekitar pukul 16.00 WITA.
Kobaran api yang diduga berasal dari salah satu rumah warga itu menghanguskan dua unit rumah tunggal dan satu bangunan bangsalan empat pintu. Beruntung, tidak ada korban jiwa. Seorang anak penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sesaat sebelum api membesar dan melalap bangunan di sekitarnya.
Cepatnya penyebaran api dipicu dominasi bangunan berbahan kayu di kawasan tersebut. Asap hitam pekat yang membumbung tinggi bahkan terlihat dari kejauhan dan mengundang perhatian warga.
Salah seorang korban Hana (32) mengaku, sedang bekerja ketika menerima kabar rumahnya terbakar. Saat itu, anaknya berada seorang diri di rumah sebelum akhirnya berlari menyelamatkan diri ke rumah sang nenek.
“Awalnya saya diantar suami kerja, tidak lama suami pergi kerja juga. Jadi anak saya sendirian di rumah. Tiba-tiba anak saya lihat ada api, dia langsung lari keluar ke rumah neneknya sambil bilang rumah kebakaran,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Hana mengatakan dirinya sempat tidak percaya ketika mendapat informasi tersebut. Namun setelah melihat kepulan asap dari kejauhan, ia menyadari rumahnya benar-benar dilalap api.
“Pas saya lihat dari jauh, astaga, ternyata benar rumah saya. Sama sekali tidak ada barang yang sempat diselamatkan, semua habis ludes,” katanya.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Samarinda Akhmad Supriyanto menjelaskan, laporan diterima sekitar pukul 15.55 WITA dan petugas segera mengerahkan empat unit mobil pemadam dari Posko Utama, Posko V, serta dukungan Posko IX bersama puluhan relawan.
“Kendala di lapangan tadi adalah akses jalan yang macet dan kondisi air yang agak susah di sekitar lokasi. Ditambah lagi mayoritas bangunan adalah rumah kayu, sehingga api sangat cepat membesar,” jelasnya.
Ia juga membantah dugaan bahwa asap hitam pekat berasal dari bahan bakar minyak yang tersimpan di lokasi.
“Oh tidak ada indikasi bensin atau BBM. Asap hitam pekat itu murni karena material yang terbakar adalah rumah kayu tua yang kering, jadi penyebaran apinya cepat dan menghasilkan asap tebal,” tegas Akhmad.
Api akhirnya berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 45 menit. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut, sementara penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Para korban yang kehilangan tempat tinggal kini mengungsi sementara di rumah kerabat.
Editor: Erwin
Senin, 15/06/2026
Disdamkarmat kota Samarinda dan relawan kota Samarinda saat berhasil memadamkan api. (Foto: Adnan Abdul/KoranKaltim.com)
TERPOPULER