Senin, 15/06/2026

Forkopimda Kutim Perkuat Mitigasi Bencana, Sistem Peringatan Dini Jadi Prioritas

Senin, 15/06/2026

Rapat koordinasi Forkopimda bahas kesiapsiagaan menghadapi bencana. (Foto: Dok.Kodim0909Kutim)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Forkopimda Kutim Perkuat Mitigasi Bencana, Sistem Peringatan Dini Jadi Prioritas

Senin, 15/06/2026

logo

Rapat koordinasi Forkopimda bahas kesiapsiagaan menghadapi bencana. (Foto: Dok.Kodim0909Kutim)

Penulis: Zulhamri

KORANKALTIM.COM, SANGATTA – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kutai Timur (Kutim) menggelar rapat koordinasi kesiapsiagaan menghadapi bencana alam serta mitigasi kebakaran lahan dan permukiman. 

Sejumlah isu strategis dibahas dalam pertemuan tersebut, termasuk potensi ancaman bencana yang dapat berdampak pada wilayah Kutim.

Salah satu perhatian utama adalah dampak gempa bumi yang terjadi di Filipina dan Sulawesi. Peristiwa itu sempat memicu pemantauan potensi gelombang tsunami yang berpotensi memengaruhi sejumlah wilayah, termasuk Kutim.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menilai kejadian tersebut menjadi pengingat pentingnya memperkuat sistem peringatan dini sebagai langkah mitigasi bencana. 

Menurutnya, keberadaan sistem yang mampu menyampaikan informasi secara cepat dan akurat kepada masyarakat sangat dibutuhkan untuk meminimalkan risiko saat terjadi keadaan darurat.

“Sistem peringatan dini menjadi instrumen penting untuk mengurangi risiko ketika terjadi keadaan darurat,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh perangkat daerah dan unsur Forkopimda melalui penguatan mitigasi serta sistem deteksi dini bencana. Langkah tersebut dinilai krusial untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan sejak tahap awal.

Menurutnya, persoalan kebencanaan masih menjadi perhatian serius di tengah kondisi cuaca yang semakin tidak menentu. Perubahan cuaca berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, termasuk banjir di sejumlah wilayah akibat curah hujan dengan intensitas tinggi.

Karena itu, koordinasi dan kesiapan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar respons terhadap potensi bencana dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

“Kewaspadaan tetap harus menjadi prioritas bersama. Potensi bencana bisa muncul dan terjadi sewaktu-waktu,” jelasnya.

Pihaknya meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim untuk meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan. Penguatan deteksi dini dan langkah antisipatif menghadapi potensi bencana. BPBD perlu terus memperluas kegiatan mitigasi, pelatihan kebencanaan, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait.

“BPBD harus semakin aktif melakukan pemantauan lapangan dan memberikan edukasi kepada masyarakat,” pungkasnya.

Editor: Erwin 

Forkopimda Kutim Perkuat Mitigasi Bencana, Sistem Peringatan Dini Jadi Prioritas

Senin, 15/06/2026

Rapat koordinasi Forkopimda bahas kesiapsiagaan menghadapi bencana. (Foto: Dok.Kodim0909Kutim)

Share

Berita Terkait