Jumat, 12/06/2026

Ratusan Keluarga Sambut Jemaah Haji Samarinda, Kepulangan Diwarnai Busana Adat

Jumat, 12/06/2026

Suasana Jamaah Haji saat turun dari bus yang membawa mereka dari embarkasi Balikpapan menuju GOR Segiri, Terlihat beberapa jemaah mengenakan pakaian adat daerah (Adnan Abdul/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Ratusan Keluarga Sambut Jemaah Haji Samarinda, Kepulangan Diwarnai Busana Adat

Jumat, 12/06/2026

logo

Suasana Jamaah Haji saat turun dari bus yang membawa mereka dari embarkasi Balikpapan menuju GOR Segiri, Terlihat beberapa jemaah mengenakan pakaian adat daerah (Adnan Abdul/Korankaltim.com)

Penulis: Adnan Abdul 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti kawasan Stadion Segiri Samarinda, Jumat (12/6/2026) sore, saat ratusan keluarga menyambut kepulangan jemaah haji Kloter 4 dari Tanah Suci, Makkah.

Tangis bahagia, pelukan dan senyum lega mewarnai pertemuan kembali para jemaah dengan keluarga setelah menunaikan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.

Selain suasana haru, momen kepulangan jemaah juga menarik perhatian karena sejumlah di antaranya mengenakan pakaian adat daerah. Busana tradisional Bugis dan Banjar tampak menghiasi area penjemputan sebagai bagian dari tradisi yang kerap dilakukan usai menunaikan ibadah haji.

Salah satu jemaah, Indo Ilang dari Kloter 4, mengenakan busana telini dan mispa saat turun dari bus. Ia mengungkapkan rasa syukur karena dapat menunaikan ibadah haji bersama sang suami dalam keadaan sehat.

“Alhamdulillah ibadah hajinya berjalan lancar, sehat sampai kembali ke Samarinda,” ujarnya saat ditemui oleh Korankaltim.com.

Menurutnya, penggunaan pakaian adat  merupakan usulan dari keluarganya sebagai simbol kebahagiaan atas kepulangannya dari Tanah Suci.

“Keluarga yang mengusulkan agar saya memakai busana ini saat pulang dari haji,” katanya.

Setelah berkumpul bersama keluarga, ia juga berencana menggelar acara syukuran sederhana di rumah.

“Nanti ketemu keluarga dulu, setelah itu insyaAllah mengadakan selamatan,” tuturnya.

Tradisi serupa terlihat pada Ernawati Yusuf yang mengenakan pakaian adat Banjar. Ia mengatakan kebiasaan tersebut sudah lama dilakukan oleh masyarakat Banjar sebagai bentuk ungkapan syukur setelah menunaikan ibadah haji.

“Kalau di Banjar memang sudah menjadi tradisi. Biasanya setelah pulang haji memakai busana seperti ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Samarinda, Jurait, menjelaskan rombongan yang tiba merupakan Kloter 4 dengan jumlah 360 jemaah.

“Alhamdulillah hari ini yang tiba adalah Kloter 4 asal Kota Samarinda dengan jumlah 360 jemaah. Seluruh jemaah yang datang dalam kondisi sehat dan tidak ada gejala-gejala yang mengkhawatirkan,” katanya.

Ia menambahkan, pemulangan berlangsung lancar dengan dukungan sembilan unit bus, terdiri atas delapan bus untuk mengangkut jemaah dan satu bus cadangan.

Jurait juga menyebut total jemaah haji asal Samarinda tahun 2026 mencapai 1.024 orang yang terbagi dalam beberapa kloter, dengan dua jemaah dilaporkan wafat saat menjalankan ibadah haji, masing-masing berasal dari Kloter 1 dan Kloter 16.


Editor: Erwin

Ratusan Keluarga Sambut Jemaah Haji Samarinda, Kepulangan Diwarnai Busana Adat

Jumat, 12/06/2026

Suasana Jamaah Haji saat turun dari bus yang membawa mereka dari embarkasi Balikpapan menuju GOR Segiri, Terlihat beberapa jemaah mengenakan pakaian adat daerah (Adnan Abdul/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait