Minggu, 04/01/2026
Minggu, 04/01/2026
Posisi tongkang yang menabrak kembali Jembatan Mahulu pada Minggu (4/1/2026) dini hari. (Foto: Istimewa)
Minggu, 04/01/2026

Posisi tongkang yang menabrak kembali Jembatan Mahulu pada Minggu (4/1/2026) dini hari. (Foto: Istimewa)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Dua unit kapal tongkang pengangkut batu bara dilaporkan menabrak Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) pada Minggu (4/1/2026) dini hari.
Insiden tersebut tidak hanya berdampak pada infrastruktur jembatan, tetapi juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga di bantaran sungai, tepatnya di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.17 WITA, saat sebagian besar warga tengah terlelap. Suara benturan keras yang disertai deru mesin kapal sontak membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah. Beberapa saksi juga mengaku mendengar teriakan dari arah sungai sesaat setelah insiden terjadi.
Berdasarkan informasi kepolisian, kecelakaan tersebut melibatkan dua tongkang bermuatan batu bara. Tongkang Roby 311 ditarik oleh Tugboat Bloro 7, sementara tongkang Danny 95 berada dalam tarikan Tugboat Raja Laksana 166.
Pamapta I Polresta Samarinda, Ipda Rifqhi Sactio, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga tidak lama setelah kejadian.
“Kami mendapat informasi dari masyarakat sekitar pukul 01.30 WITA terkait adanya tongkang yang menabrak kaki Jembatan Mahakam Ulu. Petugas langsung menuju lokasi untuk pengamanan,” ujarnya.
Dari hasil pengecekan awal di lapangan, kedua tongkang diketahui sedang membawa muatan.
“Berdasarkan pengamatan sementara, kedua ponton tersebut dalam kondisi bermuatan batu bara,” jelasnya
Aparat gabungan dari Pamapta dan Polairud Polresta Samarinda kemudian mengamankan lokasi kejadian. Seluruh awak kapal dari kedua unit tongkang turut diamankan guna kepentingan pemeriksaan.
“ABK yang berada di atas kapal saat kejadian sudah kami amankan dan saat ini tengah dimintai keterangan oleh Unit Gakkum Polairud,” katanya.
Selain itu, polisi juga menindaklanjuti laporan warga terkait kerusakan rumah akibat insiden tersebut.
“Ada laporan rumah warga yang terdampak. Kami masih melakukan pengecekan lanjutan untuk memastikan kondisi dan dampaknya,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Minggu, 04/01/2026
Posisi tongkang yang menabrak kembali Jembatan Mahulu pada Minggu (4/1/2026) dini hari. (Foto: Istimewa)
TERPOPULER