Rabu, 31/12/2025
Rabu, 31/12/2025
Salah satu kejadian Laka Lantas Beberapa Waktu Lalu antara kendaraan R4 dengan Kendaraan R4 lain nya (Adnan Abdul/KoranKaltim)
Rabu, 31/12/2025

Salah satu kejadian Laka Lantas Beberapa Waktu Lalu antara kendaraan R4 dengan Kendaraan R4 lain nya (Adnan Abdul/KoranKaltim)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Upaya penegakan hukum serta peningkatan kesadaran berlalu lintas di Kota Samarinda menunjukkan hasil positif sepanjang 2025.
Data Polresta Samarinda mencatat penurunan signifikan angka kecelakaan lalu lintas dibandingkan tahun sebelumnya, yang turut berdampak pada berkurangnya jumlah korban meninggal dunia di jalan raya.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar mengungkapkan, pada 2024 tercatat sebanyak 706 kejadian kecelakaan lalu lintas. Sementara sepanjang 2025, jumlah tersebut menurun menjadi 577 kejadian atau berkurang 129 kasus.
“Alhamdulillah, ini menjadi gambaran bahwa masyarakat Samarinda semakin tertib dan semakin paham pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas. Kesadaran pengguna jalan mulai meningkat,” ujar Hendri, Rabu (31/12).
Penurunan angka kecelakaan berbanding lurus dengan berkurangnya korban meninggal dunia (MD). Pada 2024, jumlah korban MD akibat kecelakaan lalu lintas tercatat sebanyak 79 orang. Angka itu menurun menjadi 58 orang di 2025 atau berkurang sekitar 26 persen. “Ini penurunan yang cukup signifikan. Artinya, ketertiban berlalu lintas mulai dipahami bukan sekadar aturan, tetapi menyangkut keselamatan bersama,” tegasnya.
Selain fokus pada pencegahan kecelakaan, jajaran Satlantas Polresta Samarinda juga gencar menekan pelanggaran lalu lintas berisiko tinggi, termasuk praktik judi balap liar. Salah satu pengungkapan dilakukan di kawasan Lembuswana saat bulan Ramadan, melalui penyamaran petugas.
“Kami mengamankan empat tersangka dan barang bukti uang taruhan sebesar Rp34 Juta. Ini efektif mengurangi intensitas balap liar, meski belum sepenuhnya meniadakan,” jelas Hendri.
Satlantas juga menyita 470 knalpot brong yang akan dimusnahkan. Hendri berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah kota, dan masyarakat terus terjaga agar angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas dapat ditekan secara berkelanjutan.
Editor: Aspian Nur
Rabu, 31/12/2025
Salah satu kejadian Laka Lantas Beberapa Waktu Lalu antara kendaraan R4 dengan Kendaraan R4 lain nya (Adnan Abdul/KoranKaltim)
TERPOPULER