Selasa, 01/09/2026
Selasa, 01/09/2026
Pengurus ESI PPU melakukan audiensi dengan Bupati PPU membahas kesiapan peserta untuk ikut ke Porprov yang dilaksanakan di Pemkab PPU, Lantai III, Selasa (1/9/2026). (Foto: Dinda/Korankaltim.com)
Selasa, 01/09/2026

Pengurus ESI PPU melakukan audiensi dengan Bupati PPU membahas kesiapan peserta untuk ikut ke Porprov yang dilaksanakan di Pemkab PPU, Lantai III, Selasa (1/9/2026). (Foto: Dinda/Korankaltim.com)
Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani
KORANKALTIM.COM, PENAJAM - Nasib atlet Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) untuk tampil pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim November mendatang masih diperjuangkan.
Upaya tersebut dibahas dalam pertemuan ESI PPU dengan Bupati PPU, Mudyat Noor, di Lantai III Kantor Pemkab PPU, Selasa (1/9/2026).
Salah satu agenda utama pertemuan yakni mencari peluang agar atlet esports PPU tetap dapat mengikuti Porprov, meski sebelumnya tidak ambil bagian dalam Babak Kualifikasi (BK).
Bupati PPU Mudyat Noor menyatakan dukungannya terhadap upaya tersebut. Ia pun telah berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi Kaltim serta pihak terkait untuk membuka peluang keikutsertaan kontingen esports PPU.
“Tadi sudah kita komunikasikan, harusnya sih bisa tanpa halangan. Pada prinsipnya Porprov itu kan pestanya kabupaten/kota, kalau ada daerah yang ingin mengirim atletnya, harusnya tidak ada pembatasan,” jelasnya, Selasa (1/9/2026).
Menurut Mudyat, pembinaan esports juga dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat sekaligus mengejar prestasi.
“Kegiatan yang dilakukan oleh ESI ini dalam rangka membina atlet dan generasi muda kita untuk meraih prestasi serta mengarahkan ke hal yang positif. Sehingga kegiatan ini bisa menghasilkan atlet-atlet terbaik,” kata Mudyat.
Ketua ESI PPU, Muhammad Bijak Ilhamdani, mengatakan peluang keikutsertaan tersebut diperjuangkan setelah kepengurusan baru ESI PPU resmi terbentuk. Sebelumnya, ESI PPU tidak mengikuti BK Porprov karena kepengurusan sebelumnya sempat dibekukan.
Bijak menegaskan kondisi tersebut bukan kesalahan atlet maupun pengurus baru. Karena itu, pihaknya kini berupaya mencari jalan agar PPU tetap dapat mengirimkan atlet esports ke Porprov.
“Karena kita tidak ikut BK Porprov, tapi saya pikir kesalahan bukan ada di kita karena pada waktu itu pengurus dibekukan. Namun mudah-mudahan, karena semangatnya lagi bagus dan pengurus terbentuk, kita upayakan agar bisa berpartisipasi,” ujarnya.
Upaya tersebut dibahas dalam audiensi bersama Bupati PPU. Audiensi ini sekaligus membahas kesiapan kepengurusan ESI PPU setelah mendapat surat rekomendasi dari ESI Provinsi untuk membentuk pengurus baru.
Setelah kepengurusan terbentuk, ESI PPU mulai memetakan potensi atlet yang ada di daerah. Penjaringan dilakukan melalui sejumlah komunitas esports yang dinilai memiliki atlet potensial.
Beberapa nama bahkan telah dikantongi pengurus berdasarkan rekam jejak mereka. Selanjutnya, pembinaan dan koordinasi dengan para pembina akan dilakukan untuk menyiapkan atlet yang dinilai mampu bersaing.
“Penjaringan atlet sebenarnya kita sudah punya beberapa titik komunitas yang dianggap punya potensi. Bahkan ada beberapa nama yang sudah kami kantongi melihat rekam jejaknya. Harapan kita, koordinasi ini bukan hanya di internal cabor, tetapi juga dengan para pembina agar target prestasi bisa terwujud,” tegas Bijak.
Menurut Bijak, esports kini menjadi salah satu cabang olahraga yang banyak diminati masyarakat. Namun, potensi tersebut selama ini belum terhimpun secara optimal sehingga keberadaan organisasi dan pembinaan dinilai penting untuk mengembangkan atlet daerah.
Selanjutnya, Disdikpora PPU akan berkoordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) untuk menyelaraskan teknis administrasi serta kesiapan kontingen ESI PPU menghadapi Porprov.
Editor: Erwin
Selasa, 01/09/2026
Pengurus ESI PPU melakukan audiensi dengan Bupati PPU membahas kesiapan peserta untuk ikut ke Porprov yang dilaksanakan di Pemkab PPU, Lantai III, Selasa (1/9/2026). (Foto: Dinda/Korankaltim.com)
TERPOPULER