sponsor

Rabu, 02/09/2026

Kabut Asap Karhutla Picu Lonjakan ISPA di Kutai Timur, Masyarakat Diminta Gunakan Masker

Rabu, 02/09/2026

Kabut asap picu lonjakan ISPA, Gunakan masker saat bepergian demi perlindungan kesehatan. (Foto: Gemini AI/Zulhamri)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

sponsor

Kabut Asap Karhutla Picu Lonjakan ISPA di Kutai Timur, Masyarakat Diminta Gunakan Masker

Rabu, 02/09/2026

logo

Kabut asap picu lonjakan ISPA, Gunakan masker saat bepergian demi perlindungan kesehatan. (Foto: Gemini AI/Zulhamri)

Penulis: Zulhamri

KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya berdampak terhadap lingkungan. Paparan asap yang menyelimuti sejumlah wilayah juga mulai memicu peningkatan gangguan kesehatan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim mencatat akumulasi kasus ISPA hingga pekan ke-33 atau pertengahan Agustus 2026 telah mencapai 2.586 kasus. Peningkatan kasus tersebut terlihat konsisten sejak Mei dan terus bergerak naik hingga Agustus.

Kadinkes Kutim Yuwana Sri Kurniawati mengatakan, peningkatan kasus tersebut menjadi perhatian serius karena terjadi bersamaan dengan kondisi cuaca panas dan munculnya titik panas di sejumlah wilayah.

“Sejak Mei kasus ISPA menunjukkan kecenderungan meningkat," kata Yuwana kepada Korankaltim.com Rabu (2/9/2026) hari ini.

Cuaca panas yang berlangsung cukup lama ditambah asap akibat kebakaran lahan tentu memberikan tekanan terhadap kualitas udara dan kesehatan pernapasan masyarakat. Lonjakan kasus tercatat di Puskesmas Teluk Lingga yang menandakan peningkatan setelah kunjungan pasien ISPA secara bertahap dalam tiga bulan terakhir. 

Data bulan Juni tercatat 285 pasien ISPA. Jumlah itu meningkat menjadi 438 pasien saat masuk di bulan Juli. Kemudian kembali naik hingga 503 pasien sepanjang Agustus 2026.

"Jumlah pasien ISPA di Puskesmas Teluk Lingga meningkat sekitar 76,5 persen dalam kurun waktu tiga bulan," papar Yuwana lagi.

Kondisi tersebut tidak terlepas dari kualitas udara yang memburuk akibat asap kebakaran lahan. Partikel hasil pembakaran yang terbawa angin dapat terhirup masyarakat, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.

“Ketika suhu udara meningkat dan kebakaran lahan terjadi di sejumlah lokasi, masyarakat menjadi lebih rentan terpapar asap," ungkapnya.

Imbasnya, saluran pernapasan akan terganggu, terutama bagi kelompok yang sensitif terhadap polusi udara. Dinkes pun meminta masyarakat meningkatkan perlindungan diri, terutama warga yang berada di wilayah dengan paparan asap cukup tinggi. Masyarakat diminta menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah serta mengurangi kegiatan di ruang terbuka apabila kondisi udara memburuk.

"Kalau memang harus keluar gunakan masker sebagai perlindungan diri," pungkas Yuwana.

Editor: Aspian Nur

sponsor

Kabut Asap Karhutla Picu Lonjakan ISPA di Kutai Timur, Masyarakat Diminta Gunakan Masker

Rabu, 02/09/2026

Kabut asap picu lonjakan ISPA, Gunakan masker saat bepergian demi perlindungan kesehatan. (Foto: Gemini AI/Zulhamri)

Share

Berita Terkait