Ketua Umum, Viktor Yuan mengungkapkan setidaknya terdapat dua figur yang dinilai mampu untuk mengisi kabinet, yaitu Marthin Billa yang diusulkan menteri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi serta Syaharie Jaang diusulkan sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
“Kami, seluruh masyarakat Dayak, menuntut agar aspirasi ini diwujudkan. Kami akan terus mengawal aspirasi ini hingga terakomodir,” tegasnya dalam keterangan tertulis yang ditujukan kepada pasangan presiden terpilih, Kamis (17/10/2024).
Beberapa pertimbangan disampaikan oleh Viktor, salah satunya mengenai keadilan dan penghargaan. Menurutnya warga Dayak telah memberikan kontribusi signifikan dalam pembangunan bangsa dan mendukung kemenangan Prabowo-Gibran, sehingga menurutnya layak akan adanya perwakilan putra Dayak untuk mengisi kabinet.
“Sejak kemerdekaan, belum pernah ada putra Dayak yang menjadi Menteri, maka dari itu kami menuntut hal ini,” sebutnya.
Hadirnya Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim juga jadi salah satu momentum strategis bagi pihaknya mengusulkan putra Dayak ke dalam kabinet, sebab bagi Viktor banyak putra putri Dayak yang memiliki potensi yang dapat berkontribusi besar.
“Pindah Ibu Kota ke Kalimantan menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran bangsa Dayak dalam pembangunan nasional,” jelasnya.
Editor: Supiansyah