Dengan fakta itu membuat Pemkot bisa dengan mudah mengambil alih tiga bangunan tersebut, namun bukan secara cuma-cuma, melainkan dengan melakukan perhitungan untuk ganti pembiayaan. “Ternyata dari 48 ruko yang SHM itu tidak semuanya, ada juga yang HGB. Sudah ada tiga yang menyerahkan kepada saya,” ungkap Marnabas, Senin (27/5/2024).
Pada kesempatan ini, Marnabas juga menerangkan bahwa Pasar Pagi nantinya akan dibangun setinggi enam yang semula direncanakan hanya empat lantai. Selain itu, dia juga katakan ada sedikit revisi pada bagian dalam pasar tersebut.
Pasar Pagi ini nantinya juga akan dilengkapi sejumlah fasilitas seperti lift yang bisa digunakan untuk mengangkut orang maupun barang hingga ke lantai paling atas.
“Tidak (bukan mal), sebutannya tetaplah pasar, meski banyak fasilitas yang menyamai mal. Tapi akan tetap ada sistem tawar menawar ini, dan itu berbeda dengan mal,” tegasnya seraya menambahkan desain bangunan luar akan dibuat seperti rencana semula.
Editor: Maruly Z