Kamis, 20/06/2024

Pelaku Seret Korban Sambil Menenteng Celurit, Pengeroyokan di Mini Market Jl M Yamin Terekam CCTV

Kamis, 20/06/2024

Korban yang tergeletak tak berdaya, pasca dikeroyok dua remaja laki-laki di salah satu mini market yang beroperasi 24 jam, di Jalan M Yamin, Kamis (20/6/2024) sekitar pukul 03.00 WITA. (Foto: Istimewa)

Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Pelaku Seret Korban Sambil Menenteng Celurit, Pengeroyokan di Mini Market Jl M Yamin Terekam CCTV

Kamis, 20/06/2024

logo

Korban yang tergeletak tak berdaya, pasca dikeroyok dua remaja laki-laki di salah satu mini market yang beroperasi 24 jam, di Jalan M Yamin, Kamis (20/6/2024) sekitar pukul 03.00 WITA. (Foto: Istimewa)

Penulis: Nancy

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Viral, beredar video rekaman CCTV seorang remaja laki-laki dikeroyok dua remaja laki-laki lainnya di salah satu mini market di Jalan M Yamin, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, Kamis (20/6/2024) hari ini.

Berdasarkan rekaman video berdurasi 51 detik tersebut, awalnya tampak terlihat biasa saja, tak lama tampak salah satu korban dikejar seorang pelaku, dan disusul satu pelaku lainnya menyeret korban sambil menenteng celurit.

Kemudian pelaku tersebut menendang kepala dan satu pelaku lainnya memukul menggunakan alat berupa keranjang di mini market. Setelah melihat korban tergeletak tak berdaya keduanya langsung meninggalkan korban begitu saja.

Terkait peristiwa tersebut, korankaltim.com mencoba mengkonfirmasi ke Polsek Samarinda Ulu, dan kejadian tersebut benar adanya. Kapolsek Samarinda Ulu, Kompol Yasir yang ditemui di kantornya mengatakan, kejadian itu terjadi pada Rabu (19/6/2024) sekitar pukul 23.00 WITA, dimana korban yakni SY dan LT berboncengan menggunakan sepeda motor milik SY, sedangkan korban lainnya yakni ZA dan RZ berboncengan sepeda motor milik RZ, serta kelompok rekan-rekannya yang lain.

Saat berkendaraan korban bersama dengan kelompoknya tersebut jalan sambil beriringan dengan berkeliling di sekitaran Kota Tepian tanpa ada tujuan. Dan akhirnya, sekira pukul 03.00 WITA pada Kamis (20/6/2024) subuh, mereka pun berhenti di Taman Odah Bekesah di Jalan Perniagaan, setelah itu mereka pun membubarkan diri.

Tetapi SY,ZA dan LT pergi bonceng tiga menggendarai satu sepeda motor dengan tujuan akan pulang ke rumah mereka masing-masing. Saat melintas di Jalan S Parman, tepatnya di depan Hotel FOX Lite, tiba-tiba dari arah belakang ada sekelompok anak-anak lain yang tak dikenal yang jalan beriringan mengendarai sepeda motor langsung meneriaki ketiga korban tersebut.

"Korban berinisial SY yang mengendarai motor panik, hingga memacu sepeda motornya, saat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jalan M Yamin depan mini market, salah satu pengendara motor menabrak sepeda motor yang digunakan korban, dan ketiganya terjatuh," ungkapnya.

"Dan sekelompok anak-anak itu, langsung menyerang ketiga korban, yang mana dua korban ZA dan LT berusaha menyelamatkan diri, tetapi mereka tetap dipukuli dan dikeroyok, salah satu korban SY sempat masuk ke dalam mini market, setelah itu ditinggal begitu saja," sambungnya.

Setelah anggota menerima laporan dan video tersebut viral, anggota Polsek Samarinda Ulu langsung melakukan penyelidikan, dan berhasil mengamankan dua pelaku yakni MN dan MA.

"Saat ini kami sudah amankan dua anak yang melakukan pemukulan, sedangkan untuk tiga korban sudah kembali ke rumah masing-masing, satu sempat dirawat, tetapi sudah pulang," imbuhnya.

Terkait latarbelakang permasalahan itu, Yasir menyebutkan bahwa para korban ini diduga sebelumnya pernah melakukan pemukulan terhadap anak dari kelompok tersebut, yang kejadiannya tiga pekan lalu di Jalan Arif Rahman Hakim.

"Dan para korban ini diduga juga sering mendatangi tempat tongkrongan para pelaku, sehingga mereka terpancing, sehingga terjadilah pengeroyokan itu. Jadi, motifnya balas dendam antara kelompok," bebernya.

Untuk selanjutnya saat ini proses masih Lidik, untuk mencari pelaku lainnya yang diduga sebanyak 7 orang. "Ini masih proses Lidik, dan perlu diketahui baik korban maupun pelaku ini semua di bawah umur, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan Restorative Justice (RJ), yang jelas ini masih proses Lidik," tegasnya.

Editor: Maruly Z

Pelaku Seret Korban Sambil Menenteng Celurit, Pengeroyokan di Mini Market Jl M Yamin Terekam CCTV

Kamis, 20/06/2024

Korban yang tergeletak tak berdaya, pasca dikeroyok dua remaja laki-laki di salah satu mini market yang beroperasi 24 jam, di Jalan M Yamin, Kamis (20/6/2024) sekitar pukul 03.00 WITA. (Foto: Istimewa)

Berita Terkait


Tunggu sebentar ya. Kami sedang menyiapkannya untukmu.