Pengurasan dilakukan untuk menjaga kualitas air hingga sampai kepada pelanggan. Namun menurut Manajer Humas Perumdam Tirta Kencana Samarinda Sendya Ibanez masa pengerjaan tergantung pada kondisi di lapangan, kemungkinan bisa selesai pada siang hari.
“Pengurasan rutin dilakukan pertiga bulan. Hal ini kami lakukan lantaran proses pengurasan bak sedimentasi dan flokulasi ini untuk meningkatkan kualitas air yang nanti disalurkan ke masyarakat,” ujar Sendi, sapaan akrab Sendya Ibanez kepada Korankaltim.com Senin (24/6/2024) hari ini.
Saat pengurasan berlangsung dipastikan tidak akan terjadi pemadaman total, hanya saja debit air kemungkinan berkurang sementara. Sementara distribusi air bersih untuk rumah-rumah yang berada di ketinggian tertentu, seperti lantai dua atau di daerah pegunungan kemungkinan padam total.
Beberapa wilayah yang diperkirakan akan terdampak antara lain Jalan Kapten Soejono, Perumahan Pondok Karya Lestari, Perumahan Arisco, Perumahan Sambutan Asri, Perumahan Handil Kopi, Jalan Perjuangan, Sambutan Asri 5,6 dan sekitarnya.
Dengan adanya kegiatan itu, Perumdam Tirta Kencana mengimbau masyarakat yang berada di wilayah tersebut untuk mempersiapkan penampungan air sebelum proses pengurasan dilakukan.
Editor: Aspian Nur