Jumat, 13/05/2022

PT Bayan Resources Angkat Bicara Terkait Polemik Dana Abadi ke Universitas di Indonesia

Jumat, 13/05/2022

Konferensi pers PT Bayan Resources terkait pemberitaan Dana Abadi yang mengalir ke 3 Universitas di Indonesia (Foto: Permata S Rahayu/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

PT Bayan Resources Angkat Bicara Terkait Polemik Dana Abadi ke Universitas di Indonesia

Jumat, 13/05/2022

logo

Konferensi pers PT Bayan Resources terkait pemberitaan Dana Abadi yang mengalir ke 3 Universitas di Indonesia (Foto: Permata S Rahayu/Korankaltim.com)

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Tanda tanya siapa perusahaan yang dimaksud memberikan dana bantuan sosial kemasyarakatan mereka kepada tiga universitas ternama di Indonesia terjawab.

Adalah PT Bayan Resources, satu dari beberapa perusahaan tambang batu bara pemegang izin  Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) yang beroperasi di Kalimantan Timur yang secara terbuka mengakui memang benar ada aliran Dana Abadi ke beberapa universitas di Indonesia tersebut.

“Tapi itu bukan CSR dari perusahaan-perusahaan yang ada di Bayan,” tegas General Affair PT Bayan Resources, Syahbudin Noor kepada Korankaltim.com Jumat (13/5/2022) hari ini.

Syahbudin mengatakan Dana Abadi tersebut diberikan langsung oleh Dato’ Dr Low Tuck Kwong yang merupakan pendiri Bayan Group. Pihaknya mengaku tidak bisa mengontrol akan diberikan kemana uang pribadi pendiri Bayan Group tersebut.

“Kalau CSR pasti akan kami prioritaskan kepada masyarakat Kaltim, khususnya sekitar lokasi kami, tapi kan ini bicaranya uang pribadi,” ungkapnya.

Respons tersebut dikeluarkan PT Bayan Resources setelah banyaknya pemberitaan yang mengarah kepada perusahaan yang konsesi lahannya mencakup dua daerah di Kaltim ini. Awalnya Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi mengatakan ada aliran dana Cooperate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp50 miliar dari salah satu perusahaan tambang di Kaltim ke Universitas Indonesia (UI).

Hasil penelusuran Korankaltim.com menunjukkan ada aliran dana dengan jumlah serupa yang diberikan ke 2 Universitas lain seperti Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Dana tersebut diberikan oleh  Dato’ Dr. Low Tuck Kwong yang merupakan pendiri Bayan Group.

Penulis: Permata S. Rahayu
Editor: Aspian Nur

PT Bayan Resources Angkat Bicara Terkait Polemik Dana Abadi ke Universitas di Indonesia

Jumat, 13/05/2022

Konferensi pers PT Bayan Resources terkait pemberitaan Dana Abadi yang mengalir ke 3 Universitas di Indonesia (Foto: Permata S Rahayu/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait