Kamis, 10/09/2026
Kamis, 10/09/2026
Rapinha (tengah), membawa Barcelona berpesta di tengah guyuran hujan deras saat Blaugrana menang dari wakil Belanda Feyenoord. (barcaweb)
Kamis, 10/09/2026

Rapinha (tengah), membawa Barcelona berpesta di tengah guyuran hujan deras saat Blaugrana menang dari wakil Belanda Feyenoord. (barcaweb)
KORANKALTIM.COM - Paris Saint-Germain (PSG) dan Barcelona berpesta gol pada laga perdana mereka di Liga Champions Eroopa musim 2026/2027 Kamis (10/9/2026) dini hari tadi.
Sama-sama bertanding di depan pendukung sendiri, Les Parisiens yang berstatus juara bertahan mencetak enam gol ke gawang FK Slovan Bratislava namun kemasukan satu gol, sementara Barcelona menyarangkan lima gol ke gawang Feyenoord dengan hanya berbalas satu. Hasil ini membuat PSG dan Barcelona berada diposisi pertama dan kedua klasemen sementara Liga Champions dengan hanya dipisahkan produktivitas gol. Di Parc des Princes, PSG menang besar lewat hattrick alias tiga gol penyerang asal Spanyol Ferran Torres (31', 47', 57'), dua gol Ousmane Dembélé (17', 23') dan satu gol Fabian Ruiz menit 87, menandai awal upaya sang juara bertahan Eropa mempertahankan gelar Liga Champions UEFA mereka dimusim yang baru. Gol indah dari pemain Slovan Bratislava, Suleiman Camara menit ke-58 tak mampu meredam tuan rumah.
Bagi Ferran Torres, ia menjadi pemain pertama yang mencetak hattrick dalam debutnya di Liga Champions untuk sebuah klub sejak Robert Lewandowski melakukannya untuk Barcelona saat melawan Viktoria Plzen pada September 2022. Ousmane Dembele menjadi pemain ketiga PSG yang mencetak dua gol dan memberikan dua assist dalam satu pertandingan Liga Champions, menyusul Kylian Mbappe dan Lionel Messi.
Dembele tercatat terlibat dalam terciptanya empat gol dalam satu pertandingan Liga Champions untuk kedua kalinya; sebelumnya, ia menorehkan satu gol dan tiga assist saat membela Borussia Dortmund melawan Legia Warsaw pada November 2016. Sementara di Spotify Camp Nou, Barcelona pesta gol ditengah hujan deras yang mengguyur diawal pertandingan menghadapi wakil Belanda Feyenoord. Blaugrana menyuguhkan aksi sepak bola menyerang yang memukau untuk melanjutkan awal musim mereka yang luar biasa.
Raphinha mencetak dua gol, Karim Adeyemi menandai penampilan Eropa pertamanya bagi klub dengan gol spektakuler, Lamine Yamal menyumbang gol keempat, dan Gabriel Jesus masuk dari bangku cadangan untuk mencetak gol pertamanya sebagai pemain Barça. Lima gol, tiga poin dan malam pembuka yang sangat meyakinkan di kompetisi Eropa.
Hujan deras mengguyur Barcelona, namun Barça hanya butuh tiga menit untuk menghidupkan suasana malam itu lewat gol Rapinha, gol kelima pemain Brasil itu untuk Barça musim ini. Gol kedua tercipta pada menit ke-22 dari sepakan Karim Adeyemi yang melepaskan tembakan kaki kanan yang indah hingga menjebol gawang Ernst.
Sebuah cara luar biasa untuk membuka keran golnya di Liga Champions sebagai pemain Barça. Feyenoord yang ditangani mantan pemain Barca, Giovanni van Bronckhorst tampil lebih agresif setelah jeda babak pertama, namun Barça segera memberikan pukulan telak yang menentukan. Rapinha mencetak gol kedua menit 57. Saat pertandingan menyisakan 13 menit, Lamine Yamal mencetak gol keempat menit 77.
Tim tamu akhirnya berhasil menaklukkan Joan Garcia ketika Steijn menyambar umpan silang mendatar di tiang jauh pada menit ke-82, namun masih ada waktu bagi pendukung tuan rumah untuk kembali bersorak. Gabriel Jesus masuk ke lapangan tak lama setelah gol Feyenoord dan hanya butuh waktu kurang dari tiga menit untuk mencatatkan namanya di papan skor.
Gabriel Jesus menjadi pemain kelima yang mencetak gol dalam debutnya di Liga Champions bersama tiga klub berbeda, menyusul jejak Fernando Morientes (empat klub), Zlatan Ibrahimovic, Javier Saviola, dan Erling Haaland. Ketiga gol debut Jesus tersebut dicetak saat menghadapi klub-klub asal Belanda termasuk dua gol ke gawang Feyenoord. Giovanni van Bronckhorst mengakui perbedaan level antara Feyenoord dan Barça, tetapi juga memberikan pujian kepada para pemainnya meski kalah telak.
"Barça adalah yang terbaik di dunia saat ini. Kami tidak bermain bertahan, kami tidak menerapkan taktik bertahan total, tetapi mereka mencetak gol lebih awal,” sebutnya. “Kami memiliki peluang. Kami mencoba mencetak gol. Saya memiliki 18 pemain yang belum pernah bermain di Liga Champions sebelumnya. Ada banyak hal yang perlu diperbaiki.
Kesalahan itu mahal. Anda bisa belajar banyak dari lawan Anda, meskipun kami adalah tim yang sangat berbeda. Ada perbedaan level. Barça bisa memenangkan turnamen ini," sebut Giovanni van Bronckhorst. Sementara itu dipertandingan lain, dua wakil Inggris, Liverpool dan Arsenal, juga sama-sama meraih kemenangan. Liverpool membungkam wakil Spanyol Atletico Madrid 2-1 sementara Arsenal mengalahkan tuan rumah Napoli 0-1.
Di Anfield Stadium, The Reds tertinggal 0-1 setelah Marco Llorente mencetak gol menit 17 dan baru bisa dibalas penyerang Liverpool Dominik Szoboszlai menit 40 sampai akhirnya Alexis McAllister memastikan kemenangan tuan rumah menit 50. Ini jadi kemenangan perdana bagi pelatih Liverpool Andoni Iraola diajang Liga Champions bersama Si Merah. "Secara keseluruhan, performa kami bagus. Sekarang kami harus memikirkan pertandingan berikutnya,” ujar Iraola usai laga.
Sementara di Stadion Diego Armando Maradona, Naples, Italia, Arsenal yang jadi tim tamu bermain alot dengan Napoli sampai akhirnya memastikan kemenangan 0-1 dari gol Martin Odegaard menit 75.
"Tiga poin yang sangat layak didapatkan. Performa tim mungkin tidak sepenuhnya mencerminkan hasil akhirnya; tim tampil luar biasa,” ujar Manajer Arsenal Mikel Arteta, saat berbicara kepada TNT Sports usai pertandingan.
Editor: Aspian Nur
Kamis, 10/09/2026
Rapinha (tengah), membawa Barcelona berpesta di tengah guyuran hujan deras saat Blaugrana menang dari wakil Belanda Feyenoord. (barcaweb)
TERPOPULER