Rabu, 09/09/2026

Diinisiasi Raffi Ahmad, 50 KK Terdampak Karhutla Berau Terima Bantuan Rp500 Juta

Rabu, 09/09/2026

Wakil Bupati Berau Gamalis menyerahkan bantuan Rp500 juta kepada 50 kepala keluarga terdampak karhutla di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay, Rabu (9/9/2026). (Foto: Dok.Humas Pemkab Berau)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Diinisiasi Raffi Ahmad, 50 KK Terdampak Karhutla Berau Terima Bantuan Rp500 Juta

Rabu, 09/09/2026

logo

Wakil Bupati Berau Gamalis menyerahkan bantuan Rp500 juta kepada 50 kepala keluarga terdampak karhutla di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay, Rabu (9/9/2026). (Foto: Dok.Humas Pemkab Berau)

Penulis: Indri

KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Berau tidak hanya menyisakan persoalan asap dan kerusakan lingkungan. 

Bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian, karhutla turut mengancam aset dan sumber penghasilan keluarga.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Berau. Wakil Bupati Berau Gamalis menyerahkan bantuan senilai Rp500 juta kepada 50 kepala keluarga (KK) terdampak karhutla di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay, Rabu (9/9/2026).

Bantuan tersebut diinisiasi Raffi Ahmad bersama sejumlah host dalam rangka peringatan ulang tahun SCTV. Dana yang terkumpul kemudian disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak, khususnya petani yang mengalami kerugian akibat karhutla.

Gamalis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut membantu masyarakat Kampung Merasa. Menurutnya, dukungan tersebut dapat meringankan beban warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan aset akibat kebakaran.

“Atas nama Pemkab Berau, kami mengucapkan terima kasih. Bantuan ini sedikit mengurangi beban masyarakat yang terdampak karhutla,” ujar Gamalis.

Ia mengatakan, dampak karhutla yang dirasakan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga menyentuh aset produktif yang menjadi sumber penghidupan warga, seperti tanaman kakao dan kelapa sawit.

Karena itu, Gamalis berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus membantu proses pemulihan kehidupan warga pascakarhutla.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat membantu masyarakat, khususnya di Kampung Merasa,” katanya.

Sementara itu, Deputi Utusan Khusus Presiden Prio Bagja menjelaskan, bantuan Rp500 juta tersebut merupakan hasil penggalangan dana yang diinisiasi Raffi Ahmad bersama sejumlah host dalam rangka ulang tahun SCTV.

Dana tersebut kemudian diarahkan kepada masyarakat yang terdampak langsung oleh karhutla. Salah satu kelompok penerima adalah petani kakao di Kampung Merasa.

“Hari ini langsung kami berikan kepada warga terdampak, khususnya petani kakao,” kata Prio.

Sebanyak 50 KK menjadi sasaran bantuan. Penyaluran dilakukan secara langsung agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

Prio berharap bantuan tersebut setidaknya mampu menopang kebutuhan keluarga penerima dalam masa pemulihan setelah terdampak karhutla.

“Semoga bisa membantu kehidupan mereka untuk satu hingga dua bulan ke depan,” ujarnya.

Dukungan bagi masyarakat Merasa tidak berhenti pada bantuan tunai. Prio menyebut, peserta Sespimmen Kory Angkatan 67 turut memberikan bantuan tambahan berupa paket sembako dan peralatan pertanian.

Bantuan tambahan tersebut juga disiapkan untuk 50 penerima. Sementara sejumlah peralatan pertanian akan dititipkan kepada kelompok tani di Kampung Merasa agar dapat dimanfaatkan secara bersama-sama.

Skema bantuan tersebut dinilai penting karena pemulihan warga terdampak karhutla tidak hanya membutuhkan dukungan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga penguatan kembali aktivitas ekonomi mereka.

Dengan demikian, bantuan yang disalurkan diharapkan menjadi bagian dari upaya pemulihan masyarakat Kampung Merasa, khususnya petani yang kehilangan sebagian sumber penghidupan akibat karhutla.

“Bukan hanya bantuan tunai, ada sembako dan alat pertanian untuk membantu mereka kembali beraktivitas,” tutupnya.

Editor: Erwin 

Diinisiasi Raffi Ahmad, 50 KK Terdampak Karhutla Berau Terima Bantuan Rp500 Juta

Rabu, 09/09/2026

Wakil Bupati Berau Gamalis menyerahkan bantuan Rp500 juta kepada 50 kepala keluarga terdampak karhutla di Kampung Merasa, Kecamatan Kelay, Rabu (9/9/2026). (Foto: Dok.Humas Pemkab Berau)

Share

Berita Terkait