Kamis, 10/09/2026
Kamis, 10/09/2026
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-6 UMB di Ballroom SM Tower, Rabu (10/9/2026). (Foto: Indri/Korankaltim.com)
Kamis, 10/09/2026

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-6 UMB di Ballroom SM Tower, Rabu (10/9/2026). (Foto: Indri/Korankaltim.com)
Penulis: Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mendorong perguruan tinggi di daerah tidak sekadar mencetak lulusan, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-6 Universitas Muhammadiyah Berau (UMB) Program Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2) Tahun Akademik 2025/2026 di Ballroom SM Tower, Rabu (10/9/2026).
Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi lokal menjadi salah satu modal penting bagi Berau. Lulusan yang telah menempuh pendidikan di daerah diharapkan tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan di luar daerah, tetapi turut melihat peluang untuk membangun kampung halaman.
“Saya ingin lulusan kita ikut membangun Berau agar lebih maju,” ujarnya.
Ia menilai kebutuhan SDM di Berau akan semakin besar seiring berkembangnya berbagai sektor pembangunan. Karena itu, pengembangan program studi di perguruan tinggi perlu diarahkan agar memiliki keterkaitan dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah kesehatan. Berau diproyeksikan memiliki dua rumah sakit sehingga kebutuhan terhadap tenaga profesional, mulai dari tenaga kesehatan hingga pengelola rumah sakit, akan semakin besar.
“Yang sangat kita butuhkan adalah pembinanya, seperti kebidanan dan perawat,” katanya.
Sebab, tenaga kesehatan yang berasal dari daerah memiliki nilai tambah karena lebih memahami kondisi dan karakter masyarakat setempat. Keberadaan mereka juga diharapkan dapat memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus membuka ruang pengabdian bagi putra-putri daerah.
Selain kesehatan, Sri Juniarsih mendorong penguatan pendidikan tinggi pada sektor pariwisata. Potensi wisata Berau yang besar dinilai membutuhkan SDM profesional, bukan hanya pembangunan infrastruktur destinasi.
Pengelolaan pariwisata, kata dia, harus ditopang tenaga yang memiliki kompetensi agar pengembangan destinasi dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Harapan saya bisa dilanjutkan, seperti program studi pariwisata, kebidanan dan keperawatan,” jelasnya.
Sri Juniarsih juga menekankan bahwa kebutuhan SDM daerah harus menjadi perhatian bersama antara pemerintah, perguruan tinggi dan lulusan. Pendidikan tinggi dinilai perlu terus menyesuaikan diri dengan arah pembangunan agar lulusan yang dihasilkan tidak berhenti pada pencapaian akademik.
Bagi para wisudawan, gelar akademik juga bukan menjadi akhir perjalanan. Mereka diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk menjawab persoalan di tengah masyarakat.
“Kita punya anak-anak daerah yang memiliki kemampuan. Mereka harus diberikan ruang untuk berperan,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah membutuhkan SDM kompeten untuk menopang pembangunan di berbagai sektor. Karena itu, sinergi dengan perguruan tinggi menjadi penting agar kebutuhan tenaga profesional di Berau dapat dipersiapkan sejak dari bangku pendidikan.
“Pendidikan harus bisa menjawab kebutuhan daerah,” tegasnya.
Momentum wisuda UMB tersebut pun diharapkan tidak hanya menjadi seremoni kelulusan, tetapi menjadi awal bagi para lulusan untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan Berau.
Sri Juniarsih berharap para lulusan terus mengembangkan kemampuan sekaligus memanfaatkan kompetensinya untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.
“Terus berkarya dan ambil bagian dalam pembangunan Berau,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Kamis, 10/09/2026
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-6 UMB di Ballroom SM Tower, Rabu (10/9/2026). (Foto: Indri/Korankaltim.com)
TERPOPULER