Rabu, 12/08/2026

Anggaran Terbatas, Gaji PPPK dan TPP Guru di Kaltim Tetap Aman 

Rabu, 12/08/2026

Potret seorang guru yang tengah memberikan pembelajaran kepada para siswa di dalam kelas. (Foto: Dok.Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Anggaran Terbatas, Gaji PPPK dan TPP Guru di Kaltim Tetap Aman 

Rabu, 12/08/2026

logo

Potret seorang guru yang tengah memberikan pembelajaran kepada para siswa di dalam kelas. (Foto: Dok.Korankaltim.com)

Penulis: Rahmat Surya 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Para guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tak perlu khawatir atau pun cemas terkait gaji mereka ditengah anggaran terbatas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim).

Pasalnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim memastikan gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) mereka tetap aman.

Sebelumnya diketahui, berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim, jumlah tenaga guru di lingkungan Pemprov Kaltim mencapai 6.914 orang, sudah termasuk guru dengan status Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun PPPK.

Sekretaris Disdikbud Kaltim Rahmat Ramadan menjelaskan, untuk penggajian PPPK hingga saat ini masih menjadi prioritas pemerintah daerah, begitu pula dengan TPP, insentif dan sejumlah hak lainnya bagi guru PPPK. “Sejauh ini kalau gaji atau tunjangan TPP PPPK Insya Allah masih aman, apalagi tidak ada guru honorer lagi sejak akhir 2024,” ujar Rahmat  Rabu (12/8/2026).

Tidak adanya guru honorer di lingkungan Pemprov Kaltim sejak akhir 2024 merupakan bagian dari penataan kepegawaian sesuai arahan pemerintah pusat. Karena itu para guru honorer sebelumnya kini sudah diangkat menjadi PPPK. "Gubernur juga masih memberikan keamanan untuk TPP, insentif dan sebagainya, sehingga untuk para guru tidak perlu khawatir terkait isu pemangkasan atau pemotongan TPP,” tegas Rahmat.

Mengenai besaran TPP yang diterima setiap guru nominalnya berbeda sesuai jenjang jabatan dan ketentuan yang berlaku. Dengan keterbatasan anggaran kini Disdikbud Kaltim harus melakukan rasionalisasi terhadap sejumlah kegiatan. Berbagai upaya penghematan kata dia, turut dilakukan dengan tetap mempertahankan program yang berkaitan langsung dengan pelayanan pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik.

Satu diantara langkah efisiensi yang diterapkan yaitu pelaksanaan work from anywhere (WFA) setiap hari Jumat serta mengurangi kegiatan rapat secara tatap muka. “Yang biasanya kita melakukan rapat datang ke tempat, on the spot, sekarang kebanyakan kita lakukan lewat zoom sehingga itu juga mengurangi perjalanan dinas, uang harian dan sebagainya,” paparnya.

Editor: Aspian Nur

Anggaran Terbatas, Gaji PPPK dan TPP Guru di Kaltim Tetap Aman 

Rabu, 12/08/2026

Potret seorang guru yang tengah memberikan pembelajaran kepada para siswa di dalam kelas. (Foto: Dok.Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait