Senin, 10/08/2026

Diarpus Kukar Data dan Lestarikan Naskah Kuno Milik Masyarakat untuk Telusuri Jejak Sejarah 

Senin, 10/08/2026

Tim Pelas Kuno Diarpus Kukar saat kegiatan mendokumentasikan naskah kuno milik kerabat kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura (diarpuskukar.dok)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Diarpus Kukar Data dan Lestarikan Naskah Kuno Milik Masyarakat untuk Telusuri Jejak Sejarah 

Senin, 10/08/2026

logo

Tim Pelas Kuno Diarpus Kukar saat kegiatan mendokumentasikan naskah kuno milik kerabat kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura (diarpuskukar.dok)

Penulis : Muhammad Heriansyah 

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Jejak sejarah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tidak hanya tersimpan dalam bangunan bersejarah maupun cerita yang diwariskan secara lisan, sebagian diantaranya juga terekam dalam naskah-naskah kuno yang hingga kini masih tersimpan di tengah masyarakat.

Menyadari pentingnya keberadaan warisan tertulis tersebut, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kutai Kartanegara (Diarpus Kukar) melalui Bidang Pelestarian Koleksi Nasional dan Naskah Kuno (Pelas Kuno) terus melakukan pendataan dan penelusuran naskah kuno milik masyarakat.

Kepala Bidang Pelas Kuno Diarpus Kukar Dedy Wahyudi bersama Pustakawan Mahir Jumadi beserta staf berhasil mendokumentasikan naskah kuno itu dengan berkunjung langsung ke pemilik naskah kuno yakni kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Adji Bambang Imbran.

Dalam penelusuran yang dilakukan beberapa waktu itu, tim menemukan sejumlah naskah yang memiliki nilai sejarah dan budaya diantaranya naskah kartografi berupa peta wilayah tanah adat serta naskah pemberian gelar yang menggunakan aksara Arab Melayu.

Keberadaan naskah-naskah tersebut menjadi bukti masyarakat Kukar memiliki kekayaan pengetahuan dan sejarah yang diwariskan melalui tradisi tulisan. Dokumen lama tidak sekadar menjadi benda koleksi tetapi dapat menjadi sumber informasi penting untuk memahami perjalanan sejarah, wilayah, tradisi serta kehidupan sosial masyarakat pada masa lalu.

Pendataan dan penelusuran merupakan bagian dari upaya Diarpus Kukar untuk mengetahui sekaligus mendokumentasikan keberadaan naskah kuno yang masih dimiliki masyarakat.

Pelestarian naskah kuno tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Peran masyarakat sebagai pemilik dan penjaga langsung warisan tersebut sangat penting agar naskah tidak hilang, rusak atau berpindah tanpa dokumentasi yang memadai.

“Kesadaran masyarakat untuk menjaga naskah kuno perlu terus ditumbuhkan. Naskah yang ada di rumah-rumah masyarakat pada dasarnya merupakan bagian dari memori kolektif dan identitas budaya daerah. Karena itu, kami mengajak masyarakat yang memiliki naskah kuno untuk bersama-sama menjaga, mendata, dan berkolaborasi dengan Diarpus Kukar dalam upaya pelestariannya,” kata Dedy kepada Korankaltim.com, Senin (10/8/2026).

Masyarakat yang memiliki naskah lama tidak perlu ragu untuk melaporkan atau menginformasikan keberadaannya kepada Diarpus Kukar. Pendataan tersebut menjadi langkah awal untuk mengenali nilai sejarah sebuah naskah sekaligus menentukan upaya pelestarian yang tepat.

Pendataan dan penelusuran secara berkelanjutan diharapkan dapat memperkaya khasanah koleksi budaya dan sejarah Kabupaten Kutai Kartanegara. Lebih dari itu, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan warisan tertulis tetap terdokumentasi dan terlindungi.

Setiap lembar naskah kuno menyimpan cerita. Di dalamnya dapat tersimpan jejak perjalanan suatu wilayah, identitas masyarakat, tradisi, pengetahuan, hingga nilai-nilai yang membentuk peradaban masa lalu. Melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, naskah-naskah tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai peninggalan yang tersimpan di tempat penyimpanan, tetapi dapat menjadi sumber pengetahuan yang terus memberikan manfaat bagi generasi sekarang dan mendatang.

“Pelestarian naskah kuno pada akhirnya bukan sekadar menjaga benda lama, melainkan menjaga ingatan tentang siapa kita, dari mana kita berasal, dan bagaimana sejarah membentuk identitas Kutai Kartanegara hari ini,” tutup Dedy.


Editor: Aspian Nur

Diarpus Kukar Data dan Lestarikan Naskah Kuno Milik Masyarakat untuk Telusuri Jejak Sejarah 

Senin, 10/08/2026

Tim Pelas Kuno Diarpus Kukar saat kegiatan mendokumentasikan naskah kuno milik kerabat kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura (diarpuskukar.dok)

Share

Berita Terkait