Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani
PENAJAM – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan anggaran Rp1 miliar untuk memenuhi kekurangan fasilitas penunjang pembelajaran di sejumlah sekolah.
Penulis: Dinda Ayu Dwi Meylani
PENAJAM – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyiapkan anggaran Rp1 miliar untuk memenuhi kekurangan fasilitas penunjang pembelajaran di sejumlah sekolah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora PPU, Muhtar, mengatakan kebutuhan fasilitas satuan pendidikan di wilayahnya masih cukup tinggi. Selain pengadaan mebeler, sekolah juga membutuhkan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), rehabilitasi, hingga revitalisasi bangunan.
“Kebutuhan fasilitas satuan pendidikan kita memang masih banyak yang kurang. Banyak yang diperlukan, terutama RKB, revitalisasi, hingga kursi dan meja yang masih kurang di dalam kelas,” kata Muhtar, Minggu (23/8/2026).
Untuk pengadaan fasilitas tersebut, anggaran yang disiapkan tahun 2026 mencapai Rp1 miliar. Nilai tersebut dialokasikan melalui APBD Murni untuk melengkapi kebutuhan sarana belajar-mengajar di sejumlah sekolah.
“Pengadaan tahun ini insyaAllah ada, nilainya lebih dari Rp200 juta, kurang lebih sekitar Rp1 miliar,” jelasnya.
Namun, Disdikpora PPU belum menetapkan sekolah mana saja yang akan menerima pengadaan tersebut. Pendataan akan dilakukan terlebih dahulu dengan melihat kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.
“Untuk jumlah sekolahnya nanti kita lakukan pendataan terlebih dahulu. Kita lihat sekolah A kurangnya berapa dan sekolah B kurangnya berapa, baru kemudian kita bagikan sesuai kebutuhan,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora PPU, Muhtar, mengatakan kebutuhan fasilitas satuan pendidikan di wilayahnya masih cukup tinggi. Selain pengadaan mebeler, sekolah juga membutuhkan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), rehabilitasi, hingga revitalisasi bangunan.
“Kebutuhan fasilitas satuan pendidikan kita memang masih banyak yang kurang. Banyak yang diperlukan, terutama RKB, revitalisasi, hingga kursi dan meja yang masih kurang di dalam kelas,” kata Muhtar, Minggu (23/8/2026).
Untuk pengadaan fasilitas tersebut, anggaran yang disiapkan tahun 2026 mencapai Rp1 miliar. Nilai tersebut dialokasikan melalui APBD Murni untuk melengkapi kebutuhan sarana belajar-mengajar di sejumlah sekolah.
“Pengadaan tahun ini insyaAllah ada, nilainya lebih dari Rp200 juta, kurang lebih sekitar Rp1 miliar,” jelasnya.

Namun, Disdikpora PPU belum menetapkan sekolah mana saja yang akan menerima pengadaan tersebut. Pendataan akan dilakukan terlebih dahulu dengan melihat kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.
“Untuk jumlah sekolahnya nanti kita lakukan pendataan terlebih dahulu. Kita lihat sekolah A kurangnya berapa dan sekolah B kurangnya berapa, baru kemudian kita bagikan sesuai kebutuhan,” pungkasnya.
Editor: Erwin






1.226 kali dibaca


1.010 kali dibaca
Pusat gempa berada di darat 40 km timur laut Sigi
04 Nov 2026, 14:56:34 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG