Kedua siswa tersebut adalah Alfarizy Rayhan Farras, siswa kelas 9 Ikhwan, yang meraih Juara I Olimpiade Matematika, serta Nikmah Zulfa Ramadhanie dari kelas 9 Akhwat 2 yang berhasil menjadi Juara I Olimpiade Sains.
Capaian tersebut menjadi modal penting bagi keduanya untuk membawa nama Kabupaten Berau pada kompetisi tingkat nasional. Sekaligus menunjukkan kemampuan pelajar daerah dalam bersaing di bidang akademik melalui penguasaan materi dan kemampuan penalaran.
Kepala SMPIT Ash Shohwah Berau Hamidah Sahara mengaku bersyukur atas keberhasilan kedua siswanya. Pencapaian tersebut merupakan buah dari proses belajar, latihan, bimbingan guru, serta dukungan orang tua. “Prestasi ini bukan sekadar kemenangan, tetapi bukti bahwa siswa sekolah Islam terpadu memiliki potensi besar untuk berprestasi,” kata Hamidah.
Islamic Youth Festival menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengukur daya saing akademik. Dalam kompetisi tersebut, peserta tidak cukup hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis, menganalisis persoalan, dan menyelesaikan soal secara tepat.
Keberhasilan Alfarizy dan Nikmah tidak diperoleh secara instan. Keduanya menjalani pembinaan selama beberapa minggu dengan memperkuat pemahaman konsep serta membiasakan diri mengerjakan soal-soal olimpiade. Tantangan dalam pembinaan adalah meningkatkan kemampuan siswa agar mampu menghadapi persoalan yang membutuhkan penalaran lebih mendalam dibandingkan pembelajaran reguler.
Di sisi lain, keduanya juga harus membagi waktu antara persiapan kompetisi, kegiatan belajar mengajar, dan aktivitas keislaman yang menjadi bagian dari pendidikan di SMPIT Ash Shohwah.
Kini, sekolah mulai memusatkan perhatian pada persiapan menuju kompetisi nasional.
Dukungan orang tua tetap menjadi faktor penting, terutama dalam memenuhi kebutuhan pembinaan dan pembiayaan keberangkatan menuju kompetisi nasional. “Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus belajar, berani mencoba, dan mengembangkan potensi terbaik yang telah Allah anugerahkan,” pungkasnya.
Editor: Aspian Nur
Kedua siswa tersebut adalah Alfarizy Rayhan Farras, siswa kelas 9 Ikhwan, yang meraih Juara I Olimpiade Matematika, serta Nikmah Zulfa Ramadhanie dari kelas 9 Akhwat 2 yang berhasil menjadi Juara I Olimpiade Sains.
Capaian tersebut menjadi modal penting bagi keduanya untuk membawa nama Kabupaten Berau pada kompetisi tingkat nasional. Sekaligus menunjukkan kemampuan pelajar daerah dalam bersaing di bidang akademik melalui penguasaan materi dan kemampuan penalaran.
Kepala SMPIT Ash Shohwah Berau Hamidah Sahara mengaku bersyukur atas keberhasilan kedua siswanya. Pencapaian tersebut merupakan buah dari proses belajar, latihan, bimbingan guru, serta dukungan orang tua. “Prestasi ini bukan sekadar kemenangan, tetapi bukti bahwa siswa sekolah Islam terpadu memiliki potensi besar untuk berprestasi,” kata Hamidah.
Islamic Youth Festival menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengukur daya saing akademik. Dalam kompetisi tersebut, peserta tidak cukup hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga dituntut memiliki kemampuan berpikir kritis, menganalisis persoalan, dan menyelesaikan soal secara tepat.
Keberhasilan Alfarizy dan Nikmah tidak diperoleh secara instan. Keduanya menjalani pembinaan selama beberapa minggu dengan memperkuat pemahaman konsep serta membiasakan diri mengerjakan soal-soal olimpiade. Tantangan dalam pembinaan adalah meningkatkan kemampuan siswa agar mampu menghadapi persoalan yang membutuhkan penalaran lebih mendalam dibandingkan pembelajaran reguler.
Di sisi lain, keduanya juga harus membagi waktu antara persiapan kompetisi, kegiatan belajar mengajar, dan aktivitas keislaman yang menjadi bagian dari pendidikan di SMPIT Ash Shohwah.
Kini, sekolah mulai memusatkan perhatian pada persiapan menuju kompetisi nasional.
Dukungan orang tua tetap menjadi faktor penting, terutama dalam memenuhi kebutuhan pembinaan dan pembiayaan keberangkatan menuju kompetisi nasional. “Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus belajar, berani mencoba, dan mengembangkan potensi terbaik yang telah Allah anugerahkan,” pungkasnya.
Editor: Aspian Nur