Rabu, 26/08/2026

PKKMB Unikarta 2026, Bupati Kukar Minta Mahasiswa jadi Motor Inovasi dan Pembangunan Daerah

Rabu, 26/08/2026

Rangkaian PKKMB Unikarta (heri/korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

PKKMB Unikarta 2026, Bupati Kukar Minta Mahasiswa jadi Motor Inovasi dan Pembangunan Daerah

Rabu, 26/08/2026

logo

Rangkaian PKKMB Unikarta (heri/korankaltim.com)

Penulis : Muhammad Heriansyah 

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG  — Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru Universitas Kutai Kartanegara (PKKMB Unikarta) Tahun 2026 berlangsung di Gedung Auditorium Unikarta, Tenggarong, Rabu (26/8/2026) pagi tadi yang menjadi momentum bagi 463 mahasiswa baru dari 12 program studi, termasuk sekolah pascasarjana, untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus membangun karakter sebagai insan intelektual yang siap berkontribusi bagi daerah.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri pada kesempatan itu menyambut positif pelaksanaan PKKMB 2026 dan menekankan perguruan tinggi memiliki posisi penting dalam mendukung pembangunan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan birokrasi pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen kampus, mulai dari dosen melalui riset dan pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa dengan gagasan inovatif, hingga tenaga kependidikan yang mendukung terciptanya ekosistem pendidikan berkualitas.

“Pembangunan di Kabupaten Kutai Kartanegara tidak bisa hanya ditopang oleh birokrasi pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat kampus,” kata Aulia.

Aulia menyinggung kondisi fiskal daerah yang saat ini menuntut pemerintah untuk semakin cermat dalam mengelola anggaran. Efisiensi, penentuan skala prioritas, optimalisasi pendapatan daerah, serta penguatan sinergi dengan perguruan tinggi menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menghadapi tantangan pembangunan. “Gerakan dan gagasan mahasiswa harus menjadi energi penggerak yang mampu menjawab berbagai tantangan,” tegas Aulia.

Mahasiswa baru diminta untuk memadukan karakter yang kuat, intelektualitas, serta semangat harmoni dalam keberagaman. Menurutnya, ketiga hal tersebut penting untuk melahirkan inovasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Antusiasme mahasiswa terlihat dalam sesi tanya jawab. Sejumlah isu pendidikan, masa depan mahasiswa, hingga akses terhadap program pemerintah menjadi pembahasan.

Menjawab pertanyaan mahasiswa mengenai pendidikan, Bupati menjelaskan bahwa Pemkab Kukar memiliki berbagai program bantuan pendidikan. Ia menyebut dukungan tersebut mencakup jenjang pendidikan dari SD hingga SMA, termasuk kebijakan yang diarahkan untuk meringankan beban biaya pendidikan.

Pemkab Kukar juga memberikan bantuan seragam gratis bagi peserta didik mulai dari PAUD, SD hingga SMP. Program tersebut, kata Bupati, antara lain dilatarbelakangi persoalan sosial yang dapat muncul akibat perbedaan kemampuan ekonomi, termasuk potensi perundungan terhadap siswa yang tidak mampu membeli seragam baru.

“Dengan pemerintah Kukar memutuskan untuk memberikan bantuan seragam gratis dimulai dari PAUD, SD, SMP yang berjumlah 30 ribu lebih,” jelasnya.

Mahasiswa juga diingatkan agar tidak meninggalkan budaya literasi di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi informasi. Menurutnya, kebiasaan membaca tetap menjadi salah satu cara penting untuk memperluas wawasan dan membentuk pola pikir kritis. “Selama menjadi mahasiswa yang penting kita membangun mindset dan kerangka pikiran,” pesannya.

Rektor Unikarta Prof Ince Raden hadir pada kegiatan ini bersama Ketua Yayasan Kutai Kartanegara Agus Setia Gunawan, Ketua Senat Unikarta Prof. Yonathan Palinggi, Guru Besar Unikarta Prof. Iskandar, serta jajaran Wakil Rektor Unikarta dan civitas akademika  Kampus Ungu julukan Unikarta.

“PKKMB tahun ini pun tidak sekadar menjadi pintu masuk bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan kampus. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ajang menanamkan pesan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai generasi intelektual yang diharapkan mampu membawa gagasan, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masa depan Kutai Kartanegara,” harap Ince Raden.

Editor: Aspian Nur

PKKMB Unikarta 2026, Bupati Kukar Minta Mahasiswa jadi Motor Inovasi dan Pembangunan Daerah

Rabu, 26/08/2026

Rangkaian PKKMB Unikarta (heri/korankaltim.com)

Share

Berita Terkait