Minggu, 16/08/2026
Minggu, 16/08/2026
Ilustrasi. (Foto: Dok.AI Gemini Flash/Anshori/KoranKaltim.com)
Minggu, 16/08/2026

Ilustrasi. (Foto: Dok.AI Gemini Flash/Anshori/KoranKaltim.com)
Penulis: Muhammad Anshori
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - SMP Teknologi Tenggarong masih kekurangan tenaga pendidik untuk memenuhi kebutuhan pengajaran 12 mata pelajaran.
Kepala SMP Teknologi Tenggarong, Muhammad Ridwan, mengatakan sekolah idealnya membutuhkan sedikitnya 12 guru untuk menangani masing-masing mata pelajaran sesuai bidang keahlian.
Namun, kondisi di lapangan belum memenuhi kebutuhan. Saat ini, jumlah tenaga pengajar, termasuk dirinya sebagai kepala sekolah dan guru bantu, baru mencapai 11 orang.
“Saya sebagai kepala sekolah juga ikut membantu mengajar. Jadi jumlah guru saat ini termasuk saya dan guru bantu ada 11 orang,” kata Ridwan, Minggu (16/8/2026).
Kekurangan tenaga pengajar ini terjadi pada empat mata pelajaran krusial, antara lain Pendidikan Kewarganegaraan (PKN), Pendidikan Agama Islam, Seni Budaya dan Prakarya (SBDP), Pendidikan Agama Kristen.
Pihak yayasan dan sekolah telah membuka rekrutmen tenaga pendidik. Kendati demikian, antusiasme masyarakat untuk melamar tergolong sangat rendah.
“Kita sudah buka pendaftaran, tapi masih minim yang mendaftar menjadi guru di sekolah ini,” ujarnya.
Untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung, sekolah mengambil langkah sementara dengan mendatangkan tenaga pengajar dari luar.
Ridwan mengatakan jadwal guru dari luar tersebut diatur agar tidak berbenturan dengan kewajiban mengajar mereka di sekolah induk.
Menurutnya, rendahnya minat tenaga pendidik untuk bergabung dengan sekolah swasta tidak terlepas dari persoalan kesejahteraan. Saat ini, honor guru di SMP Teknologi Tenggarong hanya Rp12.500 per jam atau sekitar Rp400.000 per bulan.
Kondisi tersebut membuat guru swasta masih bergantung pada honor yayasan dan insentif dari pihak eksternal untuk menambah penghasilan.
“Insentif ini dari pemerintah daerah dengan nilai Rp800.000, tapi untuk mendapatkannya harus sesuai dengan ketentuan syarat yang berlaku,” tutupnya.
Editor: Erwin
Minggu, 16/08/2026
Ilustrasi. (Foto: Dok.AI Gemini Flash/Anshori/KoranKaltim.com)
TERPOPULER