Selasa, 31/01/2023

Di Kalimantan Timur, Lulusan SMA/SMK di Perkotaan Lebih Tinggi Dibanding di Wilayah Pedesaan

Selasa, 31/01/2023

Ilustrasi

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Di Kalimantan Timur, Lulusan SMA/SMK di Perkotaan Lebih Tinggi Dibanding di Wilayah Pedesaan

Selasa, 31/01/2023

logo

Ilustrasi

Penulis: */Permata S Rahayu

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Sensus Penduduk tahun 2020 yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kalau 40,18 persen penduduk Kalimantan Timur berhasil menamatkan pendidikan mereka hingga jenjang Sekolah Menengah (SM), baik SMA/SMK dan sederajat.

Hal ini disampaikan Kepala Bagian Umum BPS Kaltim, Maibu Barwis Sugiharta.  “Mayoritas penduduk Kaltim berusia 15 tahun ke atas berhasil menamatkan pendidikan mereka hingga jenjang SMA/SMK atau sederajat,” jelas Sugiharta. 

Hanya saja menurutnya masih terdapat kesenjangan antara penduduk di perkotaan dan perdesaan dalam hal kelulusan pendidikan ini. 

Penduduk berusia 15 tahun ke atas yang bermukim di perkotaan yang berhasil menamatkan pendidikan hingga tingkat SMA/Sederajat mencapai 45,61 persen sementara yang bermukim di wilayah pedesaan hanya mencapai 28.23 persen.

Untuk rentang usia penduduk Kaltim yang berhasil menamatkan Jenjang pendidikan SMA/Sederajat, didominasi oleh Generasi X atau penduduk yang lahir pada tahun 1965 hingga tahun 1980. Sebanyak 45,43 persen penduduk yang tergolong Generasi X berhasil menyelesaikan pendidikan di tingkat SMA/Sederajat.

Sementara jumlah penduduk yang tidak atau belum pernah merasakan bangku pendidikan di Kaltim berada di angka 1,93 persen. Jumlah penduduk yang tidak atau belum sekolah di perdesaan lebih tinggi dibanding jumlah penduduk yang tinggal di kawasan perkotaan.

“Penduduk yang tidak atau belum sekolah di perdesaan, sebanyak 3,32 persen. Sedangkan yang di perkotaan hanya 1,29 persen,” paparnya.

Jenjang pendidikan dengan jumlah penduduk yang paling sedikit ada pada jenjang pendidikan profesi. Hanya ada 0,07 persen penduduk Kaltim yang berhasil menamatkan jenjang pendidikan di tingkat profesi. Sementara penduduk Kaltim yang berhasil menyelesaikan pendidikan hingga S2 dan S3 hanya 0,50 persen. 


Editor: Aspian Nur

Di Kalimantan Timur, Lulusan SMA/SMK di Perkotaan Lebih Tinggi Dibanding di Wilayah Pedesaan

Selasa, 31/01/2023

Ilustrasi

Share

Berita Terkait