Minggu, 18/07/2021
Minggu, 18/07/2021
Pedagang di Pasar Tradisional di Jalan Nasional Kilometer 48 Desa Babulu Darat dipastikan akan direlokasi akhir Juli 2021. (Foto: Istimewa)
Minggu, 18/07/2021

Pedagang di Pasar Tradisional di Jalan Nasional Kilometer 48 Desa Babulu Darat dipastikan akan direlokasi akhir Juli 2021. (Foto: Istimewa)
KORANKALTIM.COM, PENAJAM – Pedagang di Pasar Babulu, Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dipastikan dipindah atau direlokasi ke pasar yang telah disediakan oleh pemerintah daerah dalam waktu dekat.
“Target kami relokasi pedagang di Pasar Babulu itu di akhir Juli 2021 ini,” kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) PPU Kuncoro kepada awak media ini, Minggu (18/7/2021). Relokasi pedagang di Pasar Tradisional yang terletak di Jalan Nasional Kilometer 48 Desa Babulu Darat dikarenakan pemerintah telah menyediakan tempat berjualan yang lebih layak.
Jarak antara pasar lama dengan baru sekitar 800 meter. Pasar induk berkonsep semi modern itu dibangun menggunakan dana tugas per bantuan dari Kementerian Perdagangan sekitar Rp3,7 miliar berapa tahun silam.
Kuncoro mengakui pedagang yang akan direlokasi berdasarkan data mereka mencapai 282 pedagang. Jumlah antara pedagang dan lapak di pasar tersebut dipastikan tidak seimbang pasalnya lapak yang tersedia hanya 246 unit. Untuk menutupi kekurangan pemerintah daerah akan membangun lapak darurat sembari menunggu pembangunan tambahan pasar baru.
Pembangunan lanjutan pasar induk berkonsep semi modern itu akan menggunakan dana tugas perbantuan atau TP dari Kementerian Perdagangan sebesar Rp6 miliar di tahun 2021. “Jadi sementara dibangunkan lapak biasa saja dulu untuk memenuhi kekurangan, karena ini hajatan orang banyak, untuk kepentingan nafkah mereka. Teknis pembangunannya akan dibicarakan dengan mereka,” ucapnya.
Penulis : Erwin
Editor : Aspian Nur
Minggu, 18/07/2021
Pedagang di Pasar Tradisional di Jalan Nasional Kilometer 48 Desa Babulu Darat dipastikan akan direlokasi akhir Juli 2021. (Foto: Istimewa)
TERPOPULER