Minggu, 14/02/2021
Minggu, 14/02/2021
Basri Mansur (Tengah) saat bersama Ketua Perguruan Pencak Silat dan Ketua Koni Paser Totok Sumardiono. (Foto: Dwi Cahyo/ Korankaltim.com)
Minggu, 14/02/2021

Basri Mansur (Tengah) saat bersama Ketua Perguruan Pencak Silat dan Ketua Koni Paser Totok Sumardiono. (Foto: Dwi Cahyo/ Korankaltim.com)
KORANKALTIM.COM, TANA PASER - Keberadaan olahraga pencak silat di setiap daerah menjadi salah satu peluang besar untuk memperkenalkan daerah di hingga ke tingkat nasional. Termasuk juga Kabupaten Paser yang memiliki delapan aliran pencak silat yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Paser.
Ketua IPSI Kabupaten Paser Basri Mansur menyampaikan keberadaan pencak silat di Kabupaten Paser menjadi salah satu potensi pengembangan daerah. "Dari pencak silat ini bisa membawa nama Kabupaten Paser hingga ranah nasional, salah satunya melalui ajang tingkat nasional yang bisa diikuti oleh setiap atlet pencak silat di Kabupaten Paser," ucap Basri yang juga anggota DPRD Paser,
Adapun delapan pencak silat dalam IPSI yang berkembang di Paser adalah PSHT, Pagar Nusa, Perisai Diri, PSHT Pusat Madiun, IKS PI Kera Sakti, Asad, Tapak Suci, dan Sepecut Marabunta. Untuk delapan perguruan pencak silat tersebut Basri berharap untuk tetap solid dan memiliki komitmen yang tinggi guna memajukan olahraga pencak silat di Kabupaten Paser.
“Semua memiliki tujuan yang sama yaitu untuk memajukan daerah. Melalui pencak silat ini juga bisa mendukung kemajuan daerah, caranya dengan mencetak atlet profesional yang mampu bersaing hingga ke tingkat nasional,” jelasnya. Selain itu ia mengatakan untuk meningkatkan kualitas atlet pencak silat perlu juga didukung dengan sarana penunjang yang memadai
“Bagaimana kualitas atlet pencak silat bisa lebih baik jika sarana dan prasarana latihan juga sangat minim. Semoga saja bisa kami wujudkan untuk mewujudkan sarana pelatihan dan padepokan pencak silat di kabupaten Paser,” pungkasnya.
Penulis : Dwi Cahyo
Editor : Bambang Irawan
Minggu, 14/02/2021
Basri Mansur (Tengah) saat bersama Ketua Perguruan Pencak Silat dan Ketua Koni Paser Totok Sumardiono. (Foto: Dwi Cahyo/ Korankaltim.com)
TERPOPULER