Senin, 30/03/2026
Senin, 30/03/2026
Drainase yang tak lancar membuat air meluap ke jalan. (Foto: Istimewa)
Senin, 30/03/2026

Drainase yang tak lancar membuat air meluap ke jalan. (Foto: Istimewa)
Penulis: Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Hujan dengan intensitas sedang memicu banjir di kawasan Jalan Tambak Rel, Kelurahan Baru, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin (30/3/2026).
Ketua RT 14 Kelurahan Baru, Agus Sofyan berkata banjir yang terus berulang ini dipicu drainase yang tak ideal, khususnya di sisi Jalan KH Akhmad Dahlan yang menjadi jalur keluar dari perumahan tersebut.
“Menurut hemat kami, memang pengerjaan drainase sebelumnya belum maksimal. Dulu, pekerja proyek sempat mengeluhkan sulitnya melakukan pengerukan karena banyaknya pipa milik PDAM, kabel optik Telkom, dan jaringan lainnya,” kata Agus kepada korankaltim.com.
Kondisi galian drainase yang dangkal menyebabkan debit air yang keluar tak maksimal. Akibatnya air meluap ke jalan.
“Baru hujan sebentar saja sudah banjir. Ini karena elevasi drainase di Jalan KH Akhmad Dahlan lebih tinggi dibandingkan jalan di Perumahan Tambak Rel, sehingga air meluap ke kawasan perumahan,” tambahnya.
Selain itu, Agus juga menyoroti sistem pembuangan air di kawasan Jalan Jafar Seman yang dinilai kurang efektif. Menurutnya, jalur aliran air yang berbelok-belok menghambat aliran air.
Agus juga menyinggung aktivitas pengembangan kawasan perumahan yang dinilai kurang memperhatikan aspek lingkungan, khususnya lahan resapan air.
“Padahal, lahan tersebut sangat penting untuk menampung air saat hujan turun,” tegasnya.
Warga berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan evaluasi dan perbaikan sistem drainase serta pengelolaan tata ruang, guna mencegah banjir serupa terus berulang di masa mendatang.
“Semoga pemerintah lintas sektor segera merespons ini karena dampaknya menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu,” pungkas Agus.
Editor: Supiansyah
Senin, 30/03/2026
Drainase yang tak lancar membuat air meluap ke jalan. (Foto: Istimewa)
TERPOPULER